Pasukan pemerintah Nigeria bersama warga setempat berhasil menewaskan lebih dari 300 anggota geng penculik dan pencuri sapi dalam operasi militer selama dua hari di Negara Bagian Zamfara, barat laut Nigeria.

Operasi yang berlangsung sejak Rabu malam itu menyasar sindikat kriminal di Distrik Gummi. Sebelumnya, dua pekan lalu pasukan sempat mundur karena kalah jumlah dari para bandit.

>>> Gaya Pacar Lamine Yamal Nonton Piala Dunia, Pamer Kemesraan Usai Spanyol Menang

Seorang warga Gummi, Abubakar Muhammad, mengatakan pertempuran berlangsung sengit sepanjang malam hingga pagi. "Tentara dan warga menewaskan lebih dari 300 bandit," ujarnya.

Komisioner Informasi Zamfara, Mahmud Muhammad Dantawasa, menyebut operasi ini sebagai terobosan besar dalam memulihkan keamanan di wilayah yang kerap dilanda penculikan massal dan pemerasan terhadap petani.

>>> Roy Suryo Tantang KUHAP Baru: Jaksa Dikunci, Polisi Diserang

Para analis keamanan menilai kelompok pencuri sapi dan jihadis semakin sering bekerja sama karena memiliki kepentingan bersama, yaitu melemahkan pemerintahan pusat.

Dalam insiden terpisah, tentara Nigeria mengumumkan bahwa mereka berhasil menyelamatkan lebih dari 40 anak yang diculik oleh tersangka jihadis di barat daya negara itu, meskipun mengalami korban jiwa.

>>> Stigma Kusta Dinilai Hambat Kesempatan Kerja Penyintas

Krisis keamanan yang lebih luas di Nigeria juga mencakup pemberantasan Boko Haram dan Islamic State West Africa Province, yang dibantu oleh ratusan tentara AS yang ditempatkan untuk mendukung operasi.