Mantan juara NBA Danny Green mengaku terkejut dengan laporan insiden fisik antara kapten Miami Heat, Bam Adebayo, dan mantan rekannya, Tyler Herro, di sebuah fasilitas latihan di Las Vegas.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 10 Juli 2026, di sebuah gym di dalam Resorts World Casino, sebelum pertandingan Summer League.

>>> Produser Big Brother Perluas Strategi Casting dengan Alumni Survivor

Menurut laporan ESPN, Adebayo mendatangi Herro terkait unggahan tangkapan layar yang bocor berisi kritik terhadap kontrak.

Green membahas situasi tersebut di podcast "Green Room" miliknya.

Ia mencatat bahwa Herro tampak tidak terpengaruh saat duduk bersama rekan setim barunya di Milwaukee Bucks tak lama setelah insiden.

"Tyler terlihat baik-baik saja; dia dalam semangat yang baik dan santai [dengan rekan setimnya di Bucks]," kata Green.

Mantan guard NBA itu menambahkan bahwa kurangnya tanda-tanda kesusahan membuat berita tentang konfrontasi tersebut sangat tidak terduga saat muncul di media sosial.

"Pasti itu hanya pertengkaran kecil yang dibesar-besarkan, karena Tyler terlihat baik-baik saja [di Summer League]," ujar Green, seraya mengatakan ia terkejut melihat cuitan Shams Charania tentang perkelahian itu.

Meskipun terkejut dengan tingkat keparahan insiden, Green menilai pendekatan langsung Adebayo sebagai agresor yang dilaporkan sesuai dengan karakter pribadinya.

"Saya bisa melihat Bam menegur seseorang. Bam adalah pria yang jujur," tegas Green.

Green kemudian menggambarkan bagaimana ia memandang mentalitas lugas Adebayo dalam menangani masalah antarpribadi di liga.

"'Kamu punya sesuatu untuk dikatakan? Hei, katakan di depanku.

Kamu bisa bicara padaku jika kita punya masalah. Beri tahu aku apa yang terjadi,'" tegas Green.

Pembawa acara podcast itu mengindikasikan bahwa berita tersebut dengan cepat menjadi topik utama perbincangan di kalangan pemain aktif dan mantan pemain.