Legenda tenis Billie Jean King memperingati 60 tahun gelar tunggal pertamanya di Wimbledon pada 2 Juli 2026.

Pencapaian itu menjadi tonggak penting yang meluncurkan kampanye seumur hidupnya untuk kesetaraan dalam olahraga wanita.

>>> Topan Bavi Hantam Taiwan dan Jepang, 15 Tewas di Filipina

Menurut Sports Illustrated, kemenangan bersejarah pada 1966 itu memberinya platform global untuk memperjuangkan atlet perempuan. King menyadari bahwa statusnya sebagai nomor satu dunia membuat suaranya lebih didengar.

"Kemenangan 1966 benar-benar memulai semua itu dalam pikiran saya karena saya tahu saya akan menjadi nomor satu, dan ketika Anda nomor satu, orang mendengarkan lebih baik," ujar King.

Ia menambahkan bahwa prestasi itu menjadi batu loncatan untuk aktivisme.

King juga menyoroti kontradiksi antara tujuan inklusifnya dan sifat tradisional All England Club. "Wimbledon adalah lambang dari semua yang saya cintai dan tidak saya sukai.

Saya sangat menjunjung inklusi, tapi saya juga menyukai tradisi," katanya.

Ia menekankan pentingnya menyeimbangkan warisan dengan kemajuan. "Inovasi dan belajar untuk terus bergerak maju sangat penting," ujar King.

>>> Maria Sharapova Ubah Penampilan dan Kembangkan Bisnis Pasca-Pensiun

Perjuangan historis ini mencerminkan ketegangan saat ini di mana pemain modern menghadapi konflik distribusi pendapatan.

Pemain seperti Jannik Sinner, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff telah menyuarakan masalah ketidaksetaraan hadiah di Prancis Terbuka.

King senang melihat pria dan wanita bersatu dalam isu ini dan yakin hal itu akan mendorong perubahan.

King menambahkan bahwa diskusi saat ini tidak hanya soal uang, tetapi juga keterwakilan dalam pengambilan keputusan. "Ini bukan hanya masalah hadiah.

Ini tentang memiliki kursi di meja perundingan dengan empat turnamen besar," jelasnya.

Sementara itu, turnamen yang menggunakan namanya terus berkembang secara global.

>>> Argentina Pertimbangkan Perubahan Susunan Pemain Hadapi Swiss di Perempat Final Piala Dunia

Tim Nigeria telah berangkat ke Botswana pada 10 Juli 2026 untuk bertanding di fase Grup III Afrika Piala Billie Jean King.