Hujan deras dan banjir bandang melanda sebagian wilayah Missouri pada Jumat, memicu evakuasi darurat lebih dari 200 anak dan staf dari sebuah kamp musim panas menggunakan helikopter.

Banjir juga menyebabkan sekitar 20 orang diselamatkan dari bangunan perkemahan yang runtuh. Otoritas negara bagian melaporkan sejumlah jalan hanyut terbawa air.

>>> Keluarga Minta Jawaban Kematian Remaja di Pulau Mississippi

Sersan Eddie Young dari Patroli Jalan Raya Missouri mengatakan anak-anak terjebak di Kamp Taum Sauk di komunitas kecil Lesterville.

Garda Nasional mengerahkan helikopter Black Hawk untuk memindahkan mereka ke sekolah dasar terdekat.

Pihak kamp menyampaikan rasa terima kasih melalui unggahan Instagram pada Jumat malam.

Insiden lain terjadi di perkemahan Bearcat Getaway dekat Sungai Black, sekitar 85 mil selatan St. Louis. Para pengunjung naik ke atap bangunan sebelum bangunan itu runtuh.

>>> Menteri UMKM: Pendapatan Ojol Tak Turun Usai Potongan 8% Berlaku

Petugas penyelamat juga menyelamatkan tiga orang yang terjebak di pohon di sepanjang Sungai Black di Reynolds County pada Jumat malam.

Belum ada korban luka parah atau kematian, namun otoritas mencari seorang wanita hilang di Crawford County.

Ahli meteorologi Matt Beitscher dari National Weather Service mencatat wilayah itu menerima 6 hingga 12 inci hujan akibat badai petir beruntun.

Gubernur Missouri Mike Kehoe menetapkan status darurat dan mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan negara bagian. Ia mengonfirmasi ratusan orang telah diselamatkan dari kendaraan, atap, pohon, dan banjir.

>>> Polemik Febrie Adriansyah: Pengamat Minta Prabowo Sapu Bersih Aparat Hukum

National Weather Service memperingatkan hujan lebat lebih lanjut dapat menyebabkan dampak signifikan. Sungai Black diperkirakan mencapai rekor ketinggian lebih dari 28 kaki di dekat Annapolis.