Kelembaban tropis yang semakin dalam dari Teluk Meksiko akan memicu hujan dan badai petir yang meluas di wilayah Houston mulai Jumat, 10 Juli 2026, hingga awal pekan depan.

Kondisi ini diperkirakan menurunkan suhu siang hari dari pertengahan 90-an Fahrenheit menjadi sekitar 90 derajat Fahrenheit karena meningkatnya tutupan awan dan curah hujan.

>>> Final Bersejarah Wimbledon: Muchova vs Noskova di All-Czech Women's Singles

Menurut laporan dari Space City Weather, Fox 26 Houston, Click2Houston, dan Houston Chronicle, front atmosfer yang melambat di Texas serta beberapa gangguan lemah yang bergerak ke barat akan menjaga peluang hujan antara 30% dan 70% hingga Selasa.

Meskipun hujan tidak akan terus-menerus, badai yang bergerak lambat dapat menghasilkan hujan deras yang terlokalisasi dan berpotensi menyebabkan banjir bandang ringan, terutama pada Senin dan Selasa.

Risiko Banjir dan Kondisi Tropis

Para peramal cuaca dari Space City Weather mencatat bahwa sistem badai tingkat atas yang bergerak di atas Deep South akan meningkatkan aktivitas badai petir regional pada awal pekan.

>>> John Garza Debut di UFC 329 Hadapi Farid Basharat

Akibatnya, daerah di dekat dan timur Houston menghadapi ancaman banjir jalanan yang lebih tinggi, meskipun banjir regional yang meluas tidak diperkirakan terjadi karena tidak adanya sistem badai yang terorganisir.

Sementara itu, faktor lingkungan seperti El Niño dan debu udara Sahara terus menekan perkembangan tropis di Samudra Atlantik, Laut Karibia, dan Teluk Meksiko.

>>> Banjir Missouri Paksa Evakuasi Ratusan Orang dari Kamp Musim Panas

Pusat Badai Nasional memperkirakan kondisi yang tenang selama tujuh hari ke depan.