Googlebook: Pengakuan Diam-diam bahwa Chromebook Tak Pernah Benar-benar Berfungsi
Googlebook, laptop anyar Google yang berjalan di Aluminium OS, menjadi pengakuan diam-diam bahwa Chromebook tidak pernah benar-benar berfungsi.
Setelah lebih dari 15 tahun, Google akhirnya mengganti pendekatan Chromebook dengan perangkat yang lebih premium dan terintegrasi dengan Gemini.
>>> Pertarungan Liar Pecah di Konser Hilary Duff di Los Angeles, Terekam Video
Kegagalan Fondasi ChromeOS
ChromeOS dibangun di atas asumsi bahwa pengguna hanya butuh browser dan koneksi cloud. Namun, ketika diperlukan perangkat lunak khusus, sistem ini kesulitan.
Dukungan aplikasi Android di ChromeOS juga buruk. Aplikasi berjalan di dalam wadah terisolasi, bukan terintegrasi dengan sistem.
File dari aplikasi Android dan file native ChromeOS tersimpan di tempat terpisah, memaksa pengguna memindahkan secara manual.
Hal ini menjadi alasan banyak pengguna beralih ke ekosistem Apple, di mana file dapat diakses dari perangkat mana pun.
>>> Penumpang Ryanair Nyaris Tersedot Keluar Akibat Jendela Copot
Googlebook sebagai Upaya Kedua
Googlebook adalah upaya kedua Google setelah proyek Andromeda yang digagalkan pada 2015-2017. Andromeda bertujuan menggabungkan Android dan ChromeOS, tetapi terlalu rumit.
Kini, Googlebook berjalan di Aluminium OS, versi Android 17 yang dibangun ulang. Aplikasi Android berjalan secara native, bukan melalui emulasi.
Dengan Gemini sebagai fondasi, Googlebook menawarkan fitur seperti Magic Pointer dan Create My Widget yang memanfaatkan AI.
Meski demikian, Googlebook belum tentu menjadi pilihan utama. AI telah mendominasi peluncuran produk, dan Gemini juga akan hadir di Mac.
>>> Momen Norwegia Taklukkan Inggris 2-0 di Piala Dunia
Aluminium OS masih terasa seperti mode desktop, bukan sistem operasi penuh. Bagi pengguna Mac, tidak ada alasan kuat untuk beralih.
Update Terbaru
Trump Tunjuk Skeptis Iklim Matthew Wielicki Pimpin Laporan Federal
Minggu / 12-07-2026, 01:02 WIB
DFB Sepakati Poin Kunci untuk Menunjuk Jürgen Klopp sebagai Pelatih Jerman
Minggu / 12-07-2026, 01:02 WIB
Dokter Tifa Dinilai Jadi Pion dalam Praperadilan Roy Suryo
Minggu / 12-07-2026, 00:55 WIB
Target 40.000 Kopdes Merah Putih Beroperasi Akhir 2026, 15.500 Unit Sudah Selesai Dibangun
Minggu / 12-07-2026, 00:51 WIB
Asuransi Astra Pertahankan Rating AM Best Empat Tahun Beruntun
Minggu / 12-07-2026, 00:51 WIB
DPR Bentuk Panitia Kerja Usut Dugaan Mega Korupsi Eks Jampidsus
Minggu / 12-07-2026, 00:50 WIB
Clair Obscur: Expedition 33 – Pengembang Abaikan Peringatan Soal Sistem Pertarungan
Minggu / 12-07-2026, 00:45 WIB
WEBTOON Luncurkan Layanan Chat Cerita AI byUs dengan IP Webtoon Resmi
Minggu / 12-07-2026, 00:43 WIB
7 Kartu Kredit Terbaik untuk Belanja di Shopee dan Tokopedia 2026, Cashback hingga 10%
Minggu / 12-07-2026, 00:43 WIB
Cara Beli Bitcoin untuk Pemula 2026: Panduan Lengkap dari Nol Sampai Punya BTC
Minggu / 12-07-2026, 00:43 WIB
Aksesori USB-C Murah Ini Lebih Berguna dari Headphone Jack
Minggu / 12-07-2026, 00:42 WIB
Hemat Ratusan Dolar di Tengah Krisis RAM: Tips Membeli Ponsel Baru
Minggu / 12-07-2026, 00:42 WIB
Bunnie XO Jalani Operasi Payudara Lagi, Ungkap Penurunan Berat Badan di Tengah Perceraian dengan Jelly Roll
Minggu / 12-07-2026, 00:42 WIB
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Misterius di Usia 25 Tahun
Minggu / 12-07-2026, 00:42 WIB







