Wabah kolera di Nigeria terus meluas.

Hingga Kamis, sebanyak 90 orang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 12.000 warga terinfeksi di Negara Bagian Borno.

in1

>>> Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Kembali Melemah, Gramasi 1 Gram Turun ke Rp 2,673 Juta

Data tersebut disampaikan oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA). Angka ini meningkat signifikan dari laporan sebelumnya yang mencatat 74 korban jiwa dan sekitar 7.800 kasus.

Penyebaran kolera terdeteksi mulai awal Mei lalu. OCHA mencatat kenaikan fatalitas yang cukup tajam dalam waktu singkat.

Respons Darurat dan Tantangan Musim Hujan

Lembaga-lembaga bantuan kemanusiaan kini meningkatkan kapasitas perawatan, pengawasan penyakit, dan penyediaan akses air bersih. Upaya ini untuk mendukung pemerintah setempat mengendalikan penyebaran.

>>> Cara Melaporkan Gangguan Listrik PLN dan Mengajukan Klaim Kompensasi

Kepala Badan Manajemen Perawatan Kesehatan Kontribusi Negara Bagian Borno, Saleh Kaza, menyebut situasi ini sebagai darurat kesehatan masyarakat yang sangat serius.

Ia mengatakan infrastruktur kesehatan dan sistem tanggap darurat sudah kewalahan.

Musim hujan tahunan memperparah kondisi infrastruktur air, sehingga memicu lonjakan kasus kolera.

>>> Yamaha Luncurkan MX King 150 Edisi Prima Pramac Livery di Jakarta Fair 2026

Sebelumnya, Nigeria Centre for Disease Control and Prevention (NCDC) telah menetapkan status siaga tinggi di 10 negara bagian akibat risiko banjir dan curah hujan lebat sejak April.