Jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik Kongo kembali melonjak secara signifikan. Pemerintah setempat mengumumkan total akumulasi kasus kini mencapai 782.

Lonjakan harian yang masif terjadi setelah adanya penambahan 72 kasus baru dalam kurun waktu 24 jam. Wabah virus Ebola ini dikenal memiliki tingkat fatalitas yang sangat tinggi.

>>> Australia Ungguli Turki 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Dampak serius penyebaran virus terlihat dari angka kematian yang terus bertambah. Laporan terbaru otoritas kesehatan menunjukkan 181 orang meninggal dunia akibat infeksi tersebut.

Hingga saat ini, wabah Ebola ke-17 di negara itu masih terkonsentrasi di bagian timur.

Otoritas setempat mengonfirmasi penyebaran masih berada di tiga provinsi utama: Ituri, North Kivu, dan South Kivu.

Perluasan Transmisi ke Zona Baru

Meskipun secara geografis masih tertahan di tiga provinsi, penularan di tingkat lokal menunjukkan perluasan wilayah yang signifikan. Kasus aktif mulai terdeteksi di zona kesehatan yang sebelumnya steril.

>>> Kalventis dan Mandaya Hospital Group Edukasi Pentingnya Vaksinasi Keluarga

Laporan medis mengonfirmasi transmisi pertama di dua wilayah baru, yaitu Zona Kesehatan Nia-Nia di Provinsi Ituri dan Zona Kesehatan Mabalako di North Kivu.

Hal ini mengindikasikan pergerakan virus yang semakin intensif.

Secara kumulatif, distribusi virus kini mencakup area yang lebih luas. Di Provinsi Ituri, virus telah menginfeksi 20 dari 36 zona kesehatan.

>>> Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka, Bahas Kerja Sama Strategis

Sementara di North Kivu, 10 dari 34 zona terdampak, dan di South Kivu baru satu zona yang melaporkan kasus.