Para pendukung tim nasional Jepang kembali mencuri perhatian dengan aksi bersih-bersih stadion usai pertandingan Piala Dunia 2026.

Momen tersebut terjadi di Stadion AT&T, Arlington, Texas, setelah laga Grup F antara Jepang dan Belanda berakhir imbang 2-2.

>>> Ayyoub Bouaddi Tampil Memukau di Debut Piala Dunia, Redam Brasil

Begitu pertandingan usai, ribuan suporter Jepang langsung mengumpulkan sampah yang berserakan di tribun menggunakan kantong plastik biru.

Menariknya, kantong plastik tersebut sebelumnya digunakan sebagai alat untuk menyemangati tim selama pertandingan.

Kantong biru itu menjadi simbol kegembiraan saat Daichi Kamada mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-88, serta saat Keito Nakamura menyamakan skor menjadi 1-1 di babak kedua.

>>> Rekomendasi HP Mid-Range dengan Fitur Inovatif yang Rilis hingga April 2026

Meski pertandingan berlangsung sengit, para suporter tidak melupakan tanggung jawab terhadap kebersihan stadion.

Akar Budaya Souji Sejak Dini

Tradisi bersih-bersih ini bukan pertama kali dilakukan oleh masyarakat Jepang. Dunia mulai menyoroti kebiasaan ini sejak Piala Dunia 1998 di Prancis.

Kebiasaan menjaga kebersihan berakar dari budaya Souji, yang menanamkan rasa tanggung jawab bersama sejak dini di lingkungan sekolah.

>>> Harga Minyak Dunia Anjlok di Bawah 90 Dolar AS per Barel

Bagi suporter Jepang, aksi ini bukan sekadar kepedulian lingkungan, melainkan bentuk rasa hormat kepada tuan rumah dan tempat yang telah memfasilitasi pertandingan.