Kehadiran Timnas Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat tidak hanya menarik perhatian karena permainan di lapangan, tetapi juga gaya busana di luar lapangan.

Para pemain Kongo tiba di lokasi turnamen dengan setelan jas mencolok, lengkap dengan lapel asimetris dan aksesori bermotif macan tutul yang merepresentasikan identitas budaya mereka.

>>> Samsung Hadirkan AI untuk Cek Kesehatan Hewan Peliharaan Lewat Foto

Pilihan mode ini bukan sekadar estetika, melainkan bagian dari tradisi sapeurs yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat Kongo.

Sejarah dan Makna Tradisi Sapeurs

Tradisi sapeurs telah lama menjadi wadah ekspresi diri dan bentuk perlawanan terhadap tekanan sosial dan politik di Kongo.

Gerakan busana elegan ini berakar dari masa kolonial Belgia, ketika warga lokal menggunakannya untuk menentang dominasi bangsa Eropa.

Gaya eksentrik tersebut berkembang pesat sebagai simbol identitas, terutama pada masa pemerintahan Mobutu Sese Seko, di mana jas berwarna cerah menjadi protes terhadap kebijakan negara yang memaksakan identitas budaya tunggal.

Sentuhan Modern dan Aktivisme

Peneliti mode Paula Acioli menjelaskan bahwa gaya busana ini mengombinasikan pengaruh dandisme Eropa dengan estetika lokal Kongo.

>>> Biaya Perjalanan Jakarta-Yogyakarta Pakai Jaecoo J5 EV Capai Rp 812.250

"Para sapeurs adalah master dalam berpakaian elegan, artistik, bahkan berlebihan. Ini adalah gaya hidup, bukan sekadar pakaian," kata Paula Acioli.

Seiring waktu, tradisi sapeurs beradaptasi dengan tren global melalui perpaduan busana modern seperti kimono Jepang hingga kilt Skotlandia.

Fotografer Tariq Zaidi menegaskan bahwa gerakan fashion ini membawa pesan lebih dalam daripada estetika semata.

"Sapeur menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi komunitas yang lama dilanda konflik. Ini adalah bentuk aktivisme dan perlawanan terhadap kondisi sosial," kata Tariq Zaidi.

>>> Simulasi Cicilan Kredit BYD M6 DM Varian Termurah, Mulai Rp 5,3 Juta per Bulan

Sorotan dunia di Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa sepak bola juga berfungsi sebagai wadah untuk mengekspresikan budaya dan identitas bangsa.