Menkeu Purbaya Klaim Berhasil Hapus Ego Sektoral di Kemenkeu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim telah berhasil mengatasi masalah ego sektoral di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Reformasi internal ini memangkas batasan kelompok atau silo yang selama ini membuat satuan kerja berjalan sendiri-sendiri.
>>> Mobil Listrik Chery Tawarkan Efisiensi Biaya Operasional Mulai Rp 181 Per Km
Purbaya menyebutkan bahwa kondisi birokrasi saat ini jauh lebih baik dibandingkan dua tahun lalu.
"Apa Kementerian Keuangan agile? Mungkin kalau anda tanya dua tahun lalu, tidak.
Kalau sekarang saya pikir sudah agile, walaupun ada silo-silo, kita kurangi silo semaksimal mungkin.
Jadi sudah tidak seperti dulu lagi," ujar Purbaya, dikutip dari Antara, Rabu (17/6/2026).
Salah satu hambatan besar yang kini diselesaikan adalah sekat komunikasi antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Kedua instansi strategis di bawah Bendahara Negara tersebut sebelumnya dikenal memiliki resistensi tinggi untuk berkolaborasi.
>>> Real Madrid Resmi Rekrut Bernardo Silva Secara Gratis dari Manchester City
"Misalnya dulu Pajak dan Bea Cukai itu susah banget kerja samanya. Sekarang sudah bisa dibereskan.
Jadi kita dorong itu supaya kerja samanya bagus," imbuhnya.
Selain koordinasi tugas, ego sektoral sebelumnya juga mempersulit rotasi internal pegawai antar-direktorat meskipun terjadi ketimpangan beban kerja.
"Ada kasus perpindahan antar pegawai dari Dirjen Anggaran ke Pajak, susah banget, karena masing-masing punya sendiri silo-silo. Padahal satu tempat kebanyakan orang," tambah Purbaya.
Kemenkeu berkomitmen untuk terus menghapus sekat organisasi agar seluruh pegawai dapat bekerja dengan lebih fleksibel, responsif, dan sinergis.
"Supaya yang lain bisa lebih sinergi dalam pengertian, Kementerian Keuangan kan satu sebetulnya. Enggak perlu ada ego di satu kedirjenan gitu.
>>> BGN Evaluasi Penerima Makan Bergizi Gratis, 8 Juta Orang Dicoret
Nanti kita bereskan," tegas Purbaya.
Update Terbaru
New South Wales vs Queensland: Laga Panas State of Origin Game 2
Rabu / 17-06-2026, 18:15 WIB
PPATK Waspadai Lonjakan Judi Online Jelang Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 18:14 WIB
Kementan Usul Alih Fungsi Kebun Teh Bandung Jadi Lahan Bawang Putih
Rabu / 17-06-2026, 18:14 WIB
Eshan Agro Sentosa Perkuat Budaya Kerja RESPECT untuk Staf Operasional
Rabu / 17-06-2026, 18:13 WIB
Manajer Investasi: Reksadana Pasar Uang Tetap Prospektif di Tengah Suku Bunga Tinggi
Rabu / 17-06-2026, 18:13 WIB
Kombinasi Kardio dan Latihan Beban: Rahasia Umur Panjang
Rabu / 17-06-2026, 18:12 WIB
Harga Emas Antam Diprediksi Menguat ke Rp2.749.000 per Gram
Rabu / 17-06-2026, 18:12 WIB
BRI Manajemen Investasi dan Ayovest Jalin Kerja Sama Perluas Distribusi Reksa Dana Digital
Rabu / 17-06-2026, 18:12 WIB
Reksadana Pasar Uang Tetap Menarik di Tengah Suku Bunga Tinggi
Rabu / 17-06-2026, 18:12 WIB
Prodia Digital Indonesia Luncurkan Fitur Pembayaran U-aang di Aplikasi U by Prodia
Rabu / 17-06-2026, 18:12 WIB
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.220 Menjelang Pengumuman Suku Bunga
Rabu / 17-06-2026, 18:09 WIB
MAXStream dan Folaplay Sediakan Paket Streaming Piala Dunia 2026 Mulai Rp25.000
Rabu / 17-06-2026, 18:09 WIB
ZAP Premiere Hadirkan Layering Treatment untuk Atasi Penuaan Kulit
Rabu / 17-06-2026, 18:08 WIB
Transaksi Digital OVO Tumbuh 70 Persen, Didominasi Jajan Receh
Rabu / 17-06-2026, 18:08 WIB






