Kementerian Pertanian mengusulkan pengalihan fungsi sebagian lahan kebun teh yang sudah tidak beroperasi di wilayah Bandung, Jawa Barat, menjadi kebun bawang putih.

Usulan ini disampaikan pada Rabu (17/6/2026) sebagai langkah strategis mengejar target swasembada komoditas tersebut.

>>> Eshan Agro Sentosa Perkuat Budaya Kerja RESPECT untuk Staf Operasional

Pemerintah pusat tengah memetakan area seluas 100.000 hektare yang cocok untuk ditanami bawang putih. Saat ini, 90 persen kebutuhan bawang putih nasional masih dipenuhi melalui impor.

Rencana alih fungsi lahan ini disampaikan langsung kepada pemangku kebijakan di tingkat daerah. Koordinasi intensif terus berjalan agar pemanfaatan lahan telantar bisa segera terealisasi.

Koordinasi dengan Pemda dan Kendala Geografis

“Kita sedang bicara dengan Kang Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat, bagaimana di daerah Bandung sana, itu kebun teh ada sebagian yang sudah sudah enggak beroperasi itu kemudian bisa kita convert menjadi menjadi lahan untuk bawang putih,” kata Mas Dar di Kantor Kementan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Kendala utama dalam mewujudkan target swasembada adalah karakteristik tanaman bawang putih yang memerlukan penanganan khusus.

“Karena nanam bawang putih ini tidak bisa ditanam di semua tempat,” ujar Mas Dar.

Kementerian Pertanian telah memetakan beberapa wilayah yang memenuhi syarat ketinggian tanah, seperti Sembalun di Nusa Tenggara Barat, Temanggung di Jawa Tengah, dan Humbang Hasundutan di Sumatera Utara.

“Jadi nyari tempatnya yang kurang lebih mirip-mirip seperti itu, di tempat yang tinggi,” jelas Mas Dar.

>>> Manajer Investasi: Reksadana Pasar Uang Tetap Prospektif di Tengah Suku Bunga Tinggi

Kebutuhan area tanam untuk bawang putih diklaim lebih kecil dibandingkan sektor pangan utama lainnya. Tim teknis kementerian terus mengidentifikasi wilayah dataran tinggi potensial.