PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Langkah ini diambil di tengah fluktuasi pasar yang signifikan, seperti dikutip dari Investasi.

>>> IHSG dan Rupiah Melemah Jelang Pengumuman Penting Pekan Ini

Perusahaan alat kesehatan ini mengalokasikan anggaran maksimal Rp 15 miliar untuk aksi korporasi tersebut.

Volume saham yang ditargetkan mencapai 80 juta lembar, atau setara 1,94% dari total saham beredar.

Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung mulai 18 Juni hingga 18 September 2026.

Manajemen menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas untuk memfasilitasi transaksi selama periode tersebut.

Dalam keterbukaan informasi Rabu (17/6), manajemen CHEK menyatakan agenda ini tidak berdampak negatif material terhadap kondisi finansial perseroan.

>>> Manajemen Persebaya dan Polrestabes Surabaya Imbau Bonek Rayakan HUT dari Rumah

"CHEK memiliki likuiditas memadai untuk kegiatan usaha dan pembiayaan buyback, dengan dana berasal dari kas internal," tulis manajemen.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, realisasi program ini diproyeksikan memangkas total aset dan ekuitas masing-masing Rp 15 miliar.

Namun, laba per saham (EPS) diperkirakan naik menjadi Rp 2,66 dari sebelumnya Rp 2,62.

Pada penutupan perdagangan Rabu (17/6), harga saham CHEK menguat 8,33% ke level Rp 130 per saham.

>>> BRI Salurkan KUR Pertanian Rp 35,91 Triliun hingga Mei 2026

Meski demikian, performa saham emiten ini masih terkoreksi 20,25% sepanjang tahun berjalan.