Empat Emiten Gelar Private Placement, PANI dan KPIG Bidik Dana Besar
Sebanyak empat emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement.
Langkah ini bertujuan memperkuat struktur permodalan, mendanai ekspansi bisnis, hingga konversi utang.
>>> Perbankan Siap Revisi Rencana Bisnis Bank Jelang Akhir Kuartal II 2026
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) akan menerbitkan 72.476.600 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Harga pelaksanaan ditetapkan Rp6.875 per lembar, dan seluruh saham akan diambil oleh PT Victoria Jaya Abadi serta Providentia Wealth Management Ltd dari Singapura.
Manajemen PANI menyatakan dana hasil private placement akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan menunjang kegiatan usaha anak perusahaan, yaitu PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras.
WSBP Fokus pada Konversi Utang
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berencana menjalankan private placement tahap VI dengan menerbitkan 178,68 juta saham biasa bernilai nominal Rp50 per saham.
Aksi ini merupakan bagian dari konversi utang kreditur sesuai Perjanjian Perdamaian yang telah disahkan (homologasi).
Direktur Keuangan, HCM, dan Manajemen Risiko WSBP, Koento Wahyudiat, mengatakan perusahaan akan melaksanakan PMTHMETD dengan konversi utang para kreditur.
KPIG dan WGSH Incar Dana Ekspansi
PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) menerbitkan 7,45 miliar saham baru dengan nilai nominal dan harga pelaksanaan Rp100 per saham.
Potensi dana yang dihimpun mencapai Rp745,53 miliar untuk memperkuat posisi keuangan dan mendukung pengembangan usaha.
Setelah penerbitan, jumlah saham KPIG akan meningkat dari 99,86 miliar menjadi 107,31 miliar saham.
Sementara itu, PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) akan menerbitkan maksimal 208,5 juta saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham.
Update Terbaru
OJK Targetkan Porsi Pembiayaan Produktif Fintech Lending Capai 50 Persen
Rabu / 17-06-2026, 20:52 WIB
IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Jelang Evaluasi MSCI Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
IHSG Berpotensi Menguat ke Level 7.200 pada Akhir 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
AAUI Buka Peluang Revisi Target Pertumbuhan Premi Asuransi Umum
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
Tesla Kuasai Lebih dari Setengah Pasar EV AS, Saingan Banyak yang Tumbang
Rabu / 17-06-2026, 20:48 WIB
Cara Membuat SIM Digital Lewat HP di Aplikasi Digital Korlantas
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Meta Batasi Birokrasi dan Tambah Anggaran demi Dongkrak Semangat Karyawan
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Saham Merdeka Battery Materials Menguat Usai Umumkan Buyback Rp1,46 Triliun
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Bocoran Galaxy Z Fold 8: Harga Lebih Mahal dari Z Fold 7
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Modifikasi Genetik Muncul Tanpa Jejak Orang Tua, Ilmuwan Bingung
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Kementerian ESDM Terapkan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:39 WIB
Enam Daerah Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:39 WIB
Toyota Beri Garansi Baterai Veloz Hybrid hingga 8 Tahun
Rabu / 17-06-2026, 20:37 WIB
PBSI Gelar Simulasi Internal Antisipasi Regulasi Baru BAJC 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:36 WIB






