Empat Emiten BEI Siapkan Aksi Private Placement, PANI Paling Kredibel
Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan rencana Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menjadi salah satu yang paling menarik perhatian.
>>> BCA Digital dan Prodia Integrasikan Layanan Perbankan di Aplikasi Kesehatan
Emiten properti ini berencana menjalankan PMTHMETD tahap IV dengan menerbitkan 72.476.600 saham baru bernominal Rp100 per saham.
Langkah ini akan meningkatkan jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh PANI dari 18.117.025.598 saham menjadi 18.189.502.198 saham.
PT Victoria Jaya Abadi dan Providentia Wealth Management Ltd bertindak sebagai pemodal dengan harga pelaksanaan Rp6.875 per lembar saham.
Direksi PANI menyatakan dana hasil private placement akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan menunjang kegiatan usaha entitas anak, yaitu PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras.
WSBP dan KPIG Juga Bersiap
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bersiap menggelar private placement tahap VI melalui konversi utang kreditur sesuai Perjanjian Perdamaian yang telah homologasi.
Direktur Keuangan, HCM, dan Manajemen Risiko WSBP, Koento Wahyudiat, menyatakan perseroan bakal menerbitkan 178,68 juta saham biasa dengan nilai nominal Rp50 per saham.
PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) memproyeksikan perolehan dana Rp745,53 miliar melalui penerbitan 7,45 miliar saham baru.
Nilai nominal dan harga pelaksanaan saham baru KPIG dipatok Rp100 per saham.
Aksi ini akan mendongkrak jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh KPIG dari 99,86 miliar saham menjadi 107,31 miliar saham.
Sementara itu, PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) merencanakan penerbitan sebanyak-banyaknya 208,5 juta saham baru bernilai nominal Rp20 per saham.
Update Terbaru
OJK Targetkan Porsi Pembiayaan Produktif Fintech Lending Capai 50 Persen
Rabu / 17-06-2026, 20:52 WIB
IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Jelang Evaluasi MSCI Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
IHSG Berpotensi Menguat ke Level 7.200 pada Akhir 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
AAUI Buka Peluang Revisi Target Pertumbuhan Premi Asuransi Umum
Rabu / 17-06-2026, 20:50 WIB
Tesla Kuasai Lebih dari Setengah Pasar EV AS, Saingan Banyak yang Tumbang
Rabu / 17-06-2026, 20:48 WIB
Cara Membuat SIM Digital Lewat HP di Aplikasi Digital Korlantas
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Meta Batasi Birokrasi dan Tambah Anggaran demi Dongkrak Semangat Karyawan
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Saham Merdeka Battery Materials Menguat Usai Umumkan Buyback Rp1,46 Triliun
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Bocoran Galaxy Z Fold 8: Harga Lebih Mahal dari Z Fold 7
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Modifikasi Genetik Muncul Tanpa Jejak Orang Tua, Ilmuwan Bingung
Rabu / 17-06-2026, 20:44 WIB
Kementerian ESDM Terapkan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:39 WIB
Enam Daerah Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:39 WIB
Toyota Beri Garansi Baterai Veloz Hybrid hingga 8 Tahun
Rabu / 17-06-2026, 20:37 WIB
PBSI Gelar Simulasi Internal Antisipasi Regulasi Baru BAJC 2026
Rabu / 17-06-2026, 20:36 WIB






