Harga pelaksanaan PMTHMETD WGSH ditetapkan minimal 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham di Pasar Reguler selama 25 hari bursa berturut-turut sebelum transaksi.

>>> Sutradara Teach You a Lesson Buka Suara soal Season 2

Dana segar dari aksi korporasi ini dipersiapkan untuk memperkuat modal kerja operasional serta pengembangan usaha WGSH.

Analis Soroti PANI Paling Kredibel

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menilai target dana KPIG menjadi yang terbesar untuk ekspansi pariwisata dan properti MNC Group.

Namun, Abida memandang aksi PANI paling kredibel karena diserap dua investor non-afiliasi dengan kepastian standby buyer yang berpotensi terserap maksimal.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Arinda Izzaty, menambahkan bahwa PANI paling menarik karena nilainya besar dan mengantongi pembeli siaga yang jelas.

Arinda menilai WSBP lebih berfokus pada perbaikan neraca melalui restrukturisasi utang, sedangkan WGSH belum mengumumkan kehadiran investor strategis.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, ikut menyoroti kredibilitas PANI serta mengingatkan adanya risiko delusi dari jumlah saham jumbo KPIG.

Dari sisi kinerja, Abida menyebut PANI didukung katalis penyelesaian Tol KATARAJA pada akhir 2026 serta porsi free float saham sebesar 15,91 persen.

KPIG dinilai solid berkat pemulihan pariwisata, sementara WSBP diuntungkan oleh akselerasi proyek infrastruktur pemerintah pada semester II 2026.

Arinda menjagokan PANI untuk semester II 2026 karena kekuatan bisnis properti PIK 2, disusul KPIG melalui pengembangan KEK Lido jangka menengah.

WGSH menawarkan pertumbuhan tinggi dengan risiko besar karena skala kecil, sedangkan WSBP masih bergantung pada pemulihan sektor infrastruktur.

>>> Hasil Seleksi Jalur Mandiri PNJ 2026 Resmi Diumumkan

Nafan memberikan rekomendasi speculative buy untuk saham WGSH dengan target harga Rp141, serta rekomendasi add untuk PANI dengan target Rp7.425 per saham.