Para astronom akhirnya menemukan penyebab mengapa Jupiter memiliki empat bulan raksasa sementara Saturnus hanya memiliki satu.

Penelitian yang dipimpin oleh Yuri I.

>>> Cara Terbaru Cek Bansos PKH 2026 dengan NIK KTP

Fujii dari Universitas Kyoto dan Universitas Nagoya mengungkap peran penting medan magnet purba dalam melindungi satelit-satelit besar selama proses pembentukan planet.

Hasil studi ini telah diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy dan memberikan perspektif baru tentang evolusi tata surya.

Kekuatan Medan Magnet Jupiter vs Saturnus

Jupiter saat ini memiliki lebih dari 100 bulan, termasuk empat satelit raksasa yang dikenal sebagai Bulan Galilea: Io, Europa, Ganymede, dan Callisto.

Sementara itu, Saturnus memiliki lebih dari 280 bulan, tetapi hanya Titan yang berukuran besar.

Melalui simulasi numerik di Observatorium Astronomi Nasional Jepang (NAOJ), tim peneliti menemukan bahwa medan magnet Jupiter pada masa mudanya mencapai 417 mikrotesla.

>>> Spanyol Gagal Taklukkan Cape Verde di Piala Dunia 2026

Kekuatan ini menciptakan rongga magnetosfer yang melindungi bulan-bulan besar dari kehancuran akibat migrasi orbit di piringan material planet.

Sebaliknya, medan magnet purba Saturnus hanya sebesar 21 mikrotesla, terlalu lemah untuk membentuk perlindungan serupa.

Akibatnya, calon bulan besar Saturnus lainnya hancur saat bermigrasi, hanya menyisakan Titan sebagai satu-satunya yang bertahan.

Model penelitian ini menunjukkan bahwa planet gas raksasa dengan massa setara atau lebih besar dari Jupiter cenderung memiliki sistem multi-bulan yang padat.

Sementara planet mirip Saturnus kemungkinan hanya memiliki satu atau dua bulan besar.

>>> SJK Jamu VPS Vaasa di Derbi Pohjanmaa Pekan Kesebelas Veikkausliiga

Temuan ini tidak hanya membantu memahami tata surya kita, tetapi juga memberikan wawasan tentang sistem eksoplanet di luar angkasa.