Kepolisian Dallas menutup paksa Londoner Pub di Texas lebih awal pada Selasa malam (16/6/2026).

Penutupan dilakukan karena lonjakan ratusan suporter Timnas Inggris yang melebihi kapasitas maksimal gedung menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.

>>> Lionel Messi Samai Rekor Gol Piala Dunia Miroslav Klose

Langkah tegas tersebut diambil aparat keamanan demi menjaga keselamatan publik. Jumlah petugas keamanan internal pub dinilai tidak memadai untuk mengendalikan massa.

Para pendukung berkumpul untuk menyambut laga perdana Three Lions melawan Kroasia di Stadion AT&T.

Lonjakan Omzet dan Penutupan

Sebelum pembubaran paksa, tempat hiburan tersebut mencatatkan lonjakan omzet yang signifikan.

Pihak pengelola melaporkan penjualan minuman mencapai lebih dari 5.000 gelas dan botol bir dengan total pendapatan menembus 30.000 poundsterling dalam satu malam.

Situasi sempat memanas saat penutupan berlangsung menjelang pukul 22.00 waktu setempat. Sebagian pengunjung menolak membubarkan diri dari area balkon luar.

Puluhan kendaraan Departemen Kepolisian Dallas kemudian disiagakan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi tetap kondusif.

>>> CIMB Niaga Pimpin Sindikasi Pembiayaan Hijau Rp4,7 Triliun untuk Plaza Indonesia

Meskipun terjadi beberapa insiden kecil seperti bola mengenai kendaraan terparkir dan tanaman jatuh akibat suporter bermain sepak bola di jalanan, polisi mengonfirmasi tidak ada penangkapan.

Kerumunan tersebut secara umum tetap tertib dan bahkan ikut membantu staf membersihkan area pub.

Antusiasme Suporter di Amerika Serikat

Penyelenggara acara, John Gallivan, menjelaskan bahwa tingginya antusiasme suporter Inggris di Amerika Serikat membuat agenda berkumpul tersebut berkembang jauh di luar prediksi awal pihak manajemen.

"Kami ingin menyediakan tempat bagi para suporter untuk berkumpul sebelum pertandingan. Respons yang datang jauh lebih besar dari yang kami perkirakan," ujar John Gallivan.

Faktor geografis Amerika Serikat yang luas diakui menjadi alasan koordinasi titik temu ini dilakukan secara masif melalui media sosial.

>>> Kylian Mbappe Pakai Emblem Sepatu Emas di Piala Dunia 2026

Gallivan juga mengidentifikasi bahwa banyak pendukung setia yang memilih berkumpul di pub karena kendala biaya akomodasi langsung ke stadion.