Gelandang timnas Portugal, Matheus Nunes, menegaskan komitmennya membela Seleccao das Quinas di Piala Dunia 2026. Keputusan itu diambil meskipun ia lahir di Rio de Janeiro, Brasil.

Pemain Manchester City itu sempat dipanggil pelatih Tite untuk memperkuat Brasil pada 2021. Namun, ia akhirnya memantapkan pilihan bersama Portugal.

>>> Jadwal Piala Dunia 2026 Kamis: Portugal vs Kongo, Inggris vs Kroasia

Nunes menjelaskan bahwa keputusannya didasari rasa berutang budi yang besar. Portugal telah memberinya kesempatan karier sepak bola sejak ia pindah ke negara tersebut pada usia 12 tahun.

"Saya merasa setengah Portugis, setengah Brasil. Itu tidak akan pernah berubah," ujar Nunes dalam konferensi pers.

"Namun, dalam hal sepak bola, saya lebih berutang kepada Portugal karena di sinilah saya diberi kesempatan menjadi diri saya sekarang."

Keputusan Nunes juga dipengaruhi oleh sang ibu yang memiliki opini kuat.

"Ketika saya harus memilih antara satu timnas dan lainnya, ibu memiliki pendapat yang sangat tegas tentang timnas yang harus saya pilih," ungkapnya.

Nunes juga menyampaikan harapannya terkait kondisi kebugaran rekan setimnya di Manchester City, Ruben Dias.

Ia berharap Dias bisa tampil di laga pembuka Piala Dunia melawan Republik Demokratik Kongo pada 17 Juni 2026.

"Kami semua tahu betapa pentingnya dia bagi timnas ini.

>>> Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Perdana Grup L

Dia adalah salah satu pemimpin, suara yang sangat hadir di ruang ganti dan di luar lapangan," kata Nunes.

Menanggapi kritik media tentang jadwal kedatangan timnas Portugal yang dinilai terlambat di Amerika Serikat, Nunes membela proses aklimatisasi cuaca.

"Kami pergi ke pantai pada pagi hari untuk menyesuaikan diri dengan iklim. Itu normal, bukan berarti kami lebih banyak menghabiskan waktu di pantai daripada berlatih," jelasnya.

Mengenai fleksibilitas posisi, pemain berusia 27 tahun ini mengaku nyaman bermain sebagai bek sayap maupun gelandang tengah. "Saya merasa nyaman di kedua posisi.

Saya sudah hampir satu setengah musim bermain sebagai fullback, jadi saya sudah terbiasa," ujarnya.

Nunes juga siap ditempatkan di posisi mana pun demi strategi tim, termasuk sebagai penyerang sayap kiri. "Saya tidak benar-benar memiliki preferensi saat ini," tambahnya.

Nunes, yang pernah tampil dua kali pada Piala Dunia 2022 di Qatar, menutup pernyataannya dengan rasa bangga.

>>> Komisi XIII DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

"Saya sangat bangga telah memilih Portugal, dan saya sangat senang bermain untuk Portugal," pungkasnya.