Astronom berhasil menemukan bukti pertama keberadaan medan magnet di sekitar planet di luar tata surya atau eksoplanet.

Penemuan ini dicapai melalui studi mendalam terhadap angin kencang berkecepatan tinggi yang melanda dunia asing tersebut.

>>> 9 Fakta Aturan Baru Registrasi SIM Card Pakai Pengenalan Wajah

Keberhasilan ini menandai pengukuran langsung pertama terhadap kekuatan medan magnet eksoplanet. Temuan ini menjadi lompatan besar dalam penelitian luar angkasa.

Mengingat kehidupan di Bumi dapat berjalan berkat adanya magnetosfer yang melindungi dari radiasi matahari berbahaya, riset ini akan sangat bermanfaat dalam misi perburuan tanda-tanda kehidupan di luar tata surya.

Pengukuran Angin di Tujuh Eksoplanet

Menggunakan Very Large Telescope (VLT) dan teleskop Gemini North, tim ilmuwan mengukur kecepatan angin di tujuh eksoplanet raksasa gas yang sangat panas.

Planet-planet ini terkunci secara pasang surut dengan bintang induknya, sehingga memiliki sisi siang yang terus-menerus membara dan sisi malam yang dingin.

Hasil pengamatan menunjukkan embusan angin di sana melesat dengan kecepatan antara 7.194 kilometer per jam hingga 24.993 km/jam.

Sebagai perbandingan, angin tercepat di Jupiter hanya mencapai sekitar 1.496 km/jam.

Para ilmuwan meyakini bahwa medan magnet eksoplanet inilah yang mengendalikan laju angin tersebut.

"Terobosan ini membuka jendela yang sama sekali baru dalam penelitian eksoplanet.

Ini pertama kalinya kita dapat membandingkan lingkungan magnetik dunia lain," ujar anggota tim Julia Seidel, astronom di Laboratoire Lagrange, Observatoire de la Côte d'Azur, Prancis.

"Ini adalah langkah kunci menuju pemahaman akhir tentang planet mana yang dapat bertahan hidup, mempertahankan airnya, dan mungkin menampung kehidupan seperti yang kita ketahui," tambahnya.

>>> AMD Luncurkan Tiga Prosesor dan Kartu Grafis Lawas Berdesain Baru di Computex 2026