BXSea Oceanarium resmi menjalin kerja sama internasional dengan YO-GYO Aquarium Jepang untuk memperkuat program konservasi, edukasi, serta pengembangan pengetahuan biota laut.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan di BXSea Oceanarium pada Sabtu (13/6/2026).

>>> Prospek Kinerja ANTM Kuartal III-2026 Diprediksi Solid, Emas dan Nikel Jadi Penopang

Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari pertemuan kedua institusi di Jepang pada 15 Maret lalu yang didasari oleh kesamaan visi keberlanjutan laut.

Sebagai implementasi nyata, YO-GYO Aquarium menghibahkan beberapa bayi Pot-Bellied Seahorse (kuda laut perut besar) yang ditempatkan di Conservation Zone BXSea Oceanarium sejak 23 April 2026.

Pertukaran Pengetahuan dan Teknologi

Pimpinan Unit BXSea Oceanarium, Sri Agung Agus Putranto, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi konservasi telah melalui kajian daya dukung habitat, didukung pengalaman kuat pihak Jepang dalam pengembangbiakan spesies laut.

"Melalui kolaborasi ini, BXSea memperoleh kesempatan untuk melakukan pertukaran pengetahuan, teknologi, dan praktik terbaik dalam bidang konservasi," ujar Sri Agung Agus Putranto.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini membuka peluang pengembangan program edukasi, penelitian, serta peningkatan standar pengelolaan satwa yang sejalan dengan praktik konservasi global.

Agung menyatakan kebanggaannya atas perluasan jaringan ini dan berharap kolaborasi dapat berkembang untuk spesies lain di masa depan.

"Kami juga mempunyai rencana kolaborasi jangka panjang. Mereka punya stok pot-bellied seahorse yang sudah bisa breeding.

Nah ini dihibahkan ke kita, dan kita juga belajar dari Jepang supaya kita bisa melakukan breeding dan selanjutnya kita juga bisa hibahkan ke akuarium-akuarium sejenis di Indonesia, bahkan mungkin nanti ke luar negeri," papar Sri Agung Agus Putranto.

Simbol Kepercayaan dan Edukasi

Pihak Jepang menilai pemberian hibah ini menjadi simbol kepercayaan besar untuk mendukung pelestarian spesies laut lewat pendekatan ilmiah.