Pencemaran Bakteri E. Coli Mengancam Perairan Gili Trawangan
Perairan di sekitar Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat, dilaporkan tercemar bakteri Escherichia coli (E. coli).
Pencemaran ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas pariwisata di kawasan konservasi laut tersebut.
>>> Jadwal Indonesia vs Vietnam Piala AFF U19 2026 Live Streaming 7 Juni 2026
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), A Koswara, menyatakan bahwa tingkat polusi di Gili Trawangan sudah mendekati zona merah.
"Gili Trawangan adalah kawasan konservasi laut. Namun, aktivitas pariwisata di sana sudah luar biasa dan ini mengganggu ekosistem konservasi.
Levelnya sudah mendekati warna merah," ujar Koswara dalam acara World Ocean Day & Coral Triangle Day 2026 di The Nusa Dua, Badung, Minggu (7/6/2026).
Pemerintah melalui KKP telah menggandeng Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memperkuat manajemen dan penanganan sampah di wilayah wisata tersebut.
"Kami sudah melakukan MOU juga dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk menguatkan penanganan sampah ini," kata Koswara.
Status perairan yang mendekati zona merah menandakan tingkat polusi yang mengkhawatirkan. Kondisi ini tidak hanya merusak alam, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan.
>>> Fullerton Health Pastikan Akuisisi AdMedika Tak Ganggu Layanan
Direktur Konservasi WWF-Indonesia, Dewi Lestari Yani Rizki, menegaskan bahwa polusi di laut sudah membahayakan kesehatan biota laut dan manusia.
Kekhawatiran publik meningkat setelah adanya laporan resmi mengenai keberadaan bakteri E. coli yang mengontaminasi air laut di kawasan wisata tersebut.
"Tadi saya juga baru dengar dari Pak Dirjen bahwa menurut penelitian sudah sampai E.
coli sudah sampai di laut, makanya itu perlu kita tangani bersama dengan KKP," kata Dewi.
WWF bersama KKP berkomitmen mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan lingkungan ini. Pihaknya akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah penanggulangan yang efektif.
"Kita akan berdiskusi bersama-sama juga dengan mitra pembangunan lainnya untuk menangani hal tersebut. Kita belum ada sampai saat ini untuk masalah E.
>>> BGN Ubah Strategi Program Makan Bergizi Gratis, Fokus ke Wilayah 3T
coli yang tercemar di laut itu," ujar Dewi.
Update Terbaru
Polda Sumut Terapkan Pengamanan Terpadu di Laga Indonesia vs Vietnam
Minggu / 07-06-2026, 22:36 WIB
Timnas Indonesia U19 Tekuk Vietnam dan Amankan Juara Grup A
Minggu / 07-06-2026, 22:36 WIB
Zverev Hadapi Cobolli di Final Roland Garros 2026
Minggu / 07-06-2026, 22:33 WIB
Oman Tekuk Mozambik Satu Gol Tanpa Balas di Jakarta
Minggu / 07-06-2026, 22:33 WIB
Flavio Cobolli Melaju ke Final Roland-Garros Setelah Matteo Arnaldi Mundur
Minggu / 07-06-2026, 22:33 WIB
Pan Brothers Targetkan Penjualan Tumbuh 10 Persen pada 2026
Minggu / 07-06-2026, 22:32 WIB
Timnas U19 Indonesia Tekuk Vietnam 2-1 di ASEAN U19 Championship
Minggu / 07-06-2026, 22:32 WIB
Max Verstappen Gagal Finis di GP Monako Akibat Kerusakan Mesin
Minggu / 07-06-2026, 22:32 WIB
Kimi Antonelli Juarai GP Monako yang Diwarnai Bendera Merah
Minggu / 07-06-2026, 22:29 WIB
Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Lolos ke Semifinal Piala AFF
Minggu / 07-06-2026, 22:28 WIB
BRIN Deteksi Sinyal Awal Upwelling Musim Timur 2026 di Perairan Selatan
Minggu / 07-06-2026, 22:28 WIB
Raymond/Joaquin Raih Runner-Up Indonesia Open 2026
Minggu / 07-06-2026, 22:28 WIB
Oman Kalahkan Mozambik 1-0 di Jakarta Lewat Gol Issam Al-Subhi
Minggu / 07-06-2026, 22:24 WIB
Lion Parcel Luncurkan Minipack, Layanan Kirim Paket Ringan Lebih Hemat
Minggu / 07-06-2026, 22:23 WIB






