Dewan desa Wijk aan Zee mendesak pemerintah Belanda untuk segera membekukan negosiasi subsidi keberlanjutan dengan Tata Steel.

Langkah ini menyusul pengumuman bahwa perusahaan baja tersebut akan menghadapi tuntutan pidana atas dugaan pencemaran yang disengaja.

>>> Kritik terhadap Program Penangkapan Karbon Inggris: Biaya Fantastis dan Manfaat Diragukan

Linda Valent dari yayasan komunitas Dorpsraad Wijk aan Zee menyambut baik keputusan Kejaksaan untuk menuntut Tata Steel. Perusahaan itu dinilai menghasilkan emisi berbahaya di IJmuiden.

Sebelumnya, pemerintah Belanda memberi sinyal kesediaan memberikan subsidi hijau hingga 2 miliar euro kepada Tata Steel.

Hal ini terjadi meskipun ada penyelidikan lingkungan selama bertahun-tahun yang bermula dari pengaduan massal pada 2021 yang didukung dewan desa.

>>> Tiga Tim Indonesia Siap Bertarung di EWC 2026 Free Fire Paris

Valent mempertanyakan kepatutan menyelesaikan komitmen keuangan dengan entitas yang memasuki persidangan pidana. Sidang perdana dijadwalkan pada November mendatang.

"Tidak mungkin Anda membuat kesepakatan dengan pihak yang sedang dalam proses seperti itu," kata Linda Valent, perwakilan Dorpsraad Wijk aan Zee.

Valent menekankan bahwa dana publik tidak boleh dialokasikan ke perusahaan dalam situasi saat ini. Ia berpendapat keamanan lingkungan regional harus dijamin sebelum transaksi keuangan terjadi.

>>> Event Baru Free Fire 8 Juli: Skin Skywing Spesial Anniversary Hadir

"Anda tidak akan begitu saja menaruh uang di sana, bukan? Kesehatan lingkungan IJmond harus dijamin terlebih dahulu," ujar Valent.