Hari Laut Sedunia 2026: Krisis Ekologis di Perairan Indonesia Semakin Parah
Hari Laut Sedunia yang diperingati setiap 8 Juni menjadi momen refleksi kondisi perairan global yang kritis.
Lautan yang mencakup 70 persen permukaan bumi kini mengalami tekanan berat akibat aktivitas manusia.
Data global menunjukkan sekitar 90 persen populasi ikan besar di dunia telah habis terkuras.
Akumulasi sampah plastik diproyeksikan melampaui total berat seluruh ikan di lautan pada 2050 jika pola konsumsi tidak berubah.
Kondisi memprihatinkan juga terjadi di perairan Indonesia yang dipaksa menampung limpahan sampah dan limbah. Realitas ini kontras dengan keindahan bawah laut yang kerap ditampilkan dalam promosi pariwisata nasional.
Pencemaran dari Muara Angke hingga Laut Dalam
Publik dihebohkan oleh tumpukan sampah besar membentuk pulau di pesisir Muara Angke, Jakarta.
Kawasan wisata Gili Trawangan di Nusa Tenggara Barat juga tercemar bakteri Escherichia coli akibat buruknya pengelolaan limbah rumah tangga.
Kerusakan menjangkau laut dalam.
Riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan mikroplastik hingga kedalaman 2.450 meter di Selat Makassar dan Selat Lombok.
Dasar laut Teluk Jakarta terkontaminasi logam berat seperti timbal dan kadmium, serta mengandung zat kimia paracetamol.
Ancaman Industri dan Pariwisata
Aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat memicu protes karena mengancam ekosistem pesisir.
Sektor transportasi batu bara merusak terumbu karang di Kutai Kartanegara dan mengancam pariwisata Karimunjawa akibat pelemparan jangkar ponton sembarangan.
Pada 2017, kapal pesiar Caledonian Sky kandas dan menabrak terumbu karang di Raja Ampat, merusak ribuan meter persegi titik selam terbaik dunia.
Update Terbaru
AS Panggil Dubes Malaysia Buntut Kebijakan Usir Warga Israel
Jumat / 24-07-2026, 14:50 WIB
Bos BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar
Jumat / 24-07-2026, 14:50 WIB
Dengar Masukan Publik, Kemenkum Reviu Kenaikan Tarif Kewarganegaraan
Jumat / 24-07-2026, 14:50 WIB
Komdigi Minta Keringanan Biaya Verifikasi Wajah Rp3.000 untuk Registrasi SIM
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Menelepon di Pesawat Bakal Dilarang, Mirip Aturan Merokok
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Presiden Federasi Norwegia Desak Infantino Akui Blunder Sanksi Balogun
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
MK Wajibkan Operator Sediakan 6 Opsi Agar Kuota Internet Tak Hangus
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Menteri Hukum: Tak Banyak Naturalisasi WNA yang Disetujui
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Rosan Resmikan Proyek IGIP Morowali, Serap 9.600 Tenaga Kerja
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Ni Luh Djelantik Murka Event Lari WNA di Canggu Bali Diskriminasi WNI
Jumat / 24-07-2026, 14:45 WIB
Prediksi 26 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Jumat / 24-07-2026, 14:45 WIB
Volkswagen Siapkan Level 3 Otonom untuk China, Bekerja Sama dengan Horizon Robotics
Jumat / 24-07-2026, 14:44 WIB
Cerita Mediasi Sopir Alphard Versi Satpam: Disuruh Push Up dan Diancam
Jumat / 24-07-2026, 14:44 WIB







