Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan bahwa kesuksesan klub ibu kota hanya diukur dari gelar juara.

Ia memahami reputasi besar yang melekat pada tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

>>> Tesla Buka Pusat Pengalaman ke-5 di India, Hadir di Hyderabad

Kehadiran juru taktik asal Korea Selatan itu diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Persija.

Klub ini tercatat sudah delapan tahun absen meraih trofi domestik tertinggi sejak terakhir juara Liga 1 2018.

Langkah manajemen mendatangkan Shin Tae-yong berkaitan dengan target besar Jakarta dalam dua tahun ke depan.

Kota Jakarta akan merayakan hari jadinya pada 2027, disusul ulang tahun ke-100 Persija pada 2028.

"Seperti yang kita tahu, ini tim ibu kota dengan fans sangat banyak. Menurut saya, kesuksesan untuk Persija adalah juara," ujar Shin Tae-yong dikutip dari YouTube Persija.

"Karena selama delapan tahun belum juara, saatnya harus juara agar bergengsi di Super League Indonesia," tambahnya.

>>> Mayoritas Pelaku Pasar Proyeksikan BI Rate Naik ke 5,75 Persen

Untuk merealisasikan target tersebut, Shin Tae-yong membutuhkan kerja sama tim yang solid. Dukungan penuh dan kerja keras seluruh pemain di lapangan menjadi kunci utama meraih prestasi.

Strategi dan gagasan sepak bola yang dibawa pelatih tidak akan berjalan optimal tanpa pemahaman yang baik dari para pemain.

Gelar juara dinilai sebagai buah komitmen kolektif seluruh elemen klub.

"Sekali lagi saya tegaskan tentang pengorbanan untuk tim. Kami harus berpikir harus lebih banyak berlari daripada lawan.

Kalau begitu, hasil otomatis akan menjadi kemenangan," tutur Shin Tae-yong.

>>> BXSea Oceanarium dan YO-GYO Aquarium Jepang Jalin Kerja Sama Konservasi Laut

"Dan pasti para fans akan lebih senang dengan Persija. Semua individu harus bekerja sangat keras di atas lapangan," pungkasnya.