Pemain sayap Persib Bandung, Saddil Ramdani, menunjukkan profesionalisme tinggi dengan tetap menjalankan latihan mandiri secara rutin di tengah masa libur panjang kompetisi Liga 1.

Latihan fisik fungsional mulai dijalankan sejak 16 Juni 2026 demi menjaga kebugaran otot dan performa jantung tetap optimal.

>>> Umat Islam Dianjurkan Amalkan Shalat Hajat saat Hadapi Tantangan Hidup

Disiplin tersebut menjadi wujud komitmen Saddil kepada tim berjuluk Pangeran Biru dan para pendukungnya.

Meskipun memanfaatkan jeda kompetisi untuk berkumpul bersama keluarga, Saddil tetap meluangkan waktu untuk berolahraga dalam rutinitas harian.

"Saat libur panjang, biasanya saya lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat," tutur Saddil Ramdani dikutip dari laman resmi Persib Bandung.

"Selain itu, saya juga tetap menjaga kondisi fisik dengan latihan ringan."

Menu latihan mandiri yang dilakukan meliputi berbagai gerakan fungsional untuk mempertahankan kelenturan tubuh dan kekuatan otot dasar.

Tak Ingin Memulai dari Nol

Menjalani aktivitas fisik ringan secara konsisten dipandang Saddil sebagai metode terbaik guna mempersiapkan diri menghadapi program latihan tim yang lebih berat.

Rutinitas ini juga membantu menjaga kondisi jantung serta paru-paru agar siap menghadapi intensitas fisik tinggi.

>>> Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Grup K dan L Siap Tersaji

"Supaya saat kembali ke tim tidak memulai dari nol lagi," jelas Saddil Ramdani mengenai alasannya tetap aktif berlatih.

Saddil meyakini bahwa menjaga ritme latihan akan mempercepat proses pemulihan kebugaran tubuh dibandingkan jika berhenti beraktivitas sepenuhnya.

Siap Menyambut Musim Baru

Saddil optimistis dapat langsung menyatu dengan program taktik dan fisik dari tim pelatih setelah libur usai.

Ia berharap konsistensi ini memberikan efek positif bagi performanya bersama skuad pada musim mendatang.

Modal regulasi mandiri ini menjadi krusial mengingat ketatnya persaingan di sektor lini serang Persib.

Masa jeda kompetisi domestik saat ini bertepatan dengan momentum perhelatan Piala Dunia 2026 yang menyedot perhatian global.

Penurunan kondisi fisik yang drastis sering menjadi pemicu utama cedera saat pemain kembali ke program pramusim.

>>> BGN Audit Dapur Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah

Oleh karena itu, proteksi fisik yang diterapkan Saddil Ramdani dapat menjadi contoh bagi pemain muda dalam menjaga karier.