PPATK Ajukan Tambahan Anggaran Rp 516,4 Miliar untuk Perkuat Pemberantasan Judi Online
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 516,4 miliar untuk Tahun Anggaran 2027.
Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026).
>>> Kementerian ESDM Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun
Tambahan dana tersebut ditujukan untuk memperkuat langkah pencegahan serta pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU), pendanaan terorisme, dan penanganan judi online.
Rincian Pagu Indikatif dan Kebutuhan Tambahan
Sebelumnya, pagu indikatif PPATK untuk 2027 telah ditetapkan sebesar Rp 253,3 miliar berdasarkan surat bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas per 7 Mei 2026.
Alokasi dana tersebut mayoritas digunakan untuk kebutuhan operasional kantor, belanja pegawai, dan pemeliharaan teknologi informasi.
Secara rinci, pagu tersebut mencakup analisis sektor narkotika dan perjudian sebesar Rp 660 juta, operasional kantor Rp 252,7 miliar, pemeliharaan teknologi informasi Rp 19,3 miliar, gaji dan tunjangan Rp 206 miliar, serta pemeliharaan perkantoran Rp 26,7 miliar.
Di luar kebutuhan rutin, PPATK memerlukan dukungan dana tambahan untuk mengoptimalkan produk intelijen keuangan guna mendukung penerimaan negara dan memberantas tindak pidana.
>>> Pendaftaran SPMB Jabar Tahap 1 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jalurnya
Program prioritasnya meliputi pemberantasan peredaran narkotika, judi online, dan pencegahan TPPU.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan bahwa lembaganya diberikan amanah melaksanakan kegiatan prioritas nasional, termasuk kerja sama internasional dalam keanggotaan FATF.
Usulan tambahan anggaran dibagi menjadi dua bagian: Rp 106,1 miliar untuk manajemen internal dan belanja pegawai, serta Rp 410,3 miliar untuk program pencegahan TPPU dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT).
Ivan menambahkan bahwa dana tersebut juga akan digunakan untuk implementasi strategi dan rencana aksi nasional APUPPT dan PPSPM, serta hasil analisis dan pemeriksaan sektor korupsi, narkotika, perjudian, dan perpajakan.
>>> Ramalan Zodiak Cinta: Tips Jaga Keharmonisan Hubungan Asmara
PPATK berkomitmen mengelola anggaran secara transparan, akuntabel, efektif, dan efisien sesuai target kinerja yang dipertanggungjawabkan kepada publik.
Update Terbaru
Tujuh Tahun Rilis, Devil May Cry 5 Cetak Rekor Penjualan Berkat Serial Netflix
Rabu / 17-06-2026, 14:00 WIB
Acerpure India Beri Diskon 5% untuk Peralatan Rumah Pintar di E-Store Resmi
Rabu / 17-06-2026, 14:00 WIB
Kemenaker Tutup MagangHub Batch III Angkatan I pada 18 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 14:00 WIB
Koperasi Merah Putih Ditargetkan Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja hingga 2029
Rabu / 17-06-2026, 14:00 WIB
Jumlah Pemain Dead by Daylight Melonjak Drastis Lewati Rekor Steam
Rabu / 17-06-2026, 13:59 WIB
Kementan Kumpulkan Penyedia Bibit untuk Percepat Perkebunan 870 Ribu Hektare
Rabu / 17-06-2026, 13:56 WIB
Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas di Jakarta Imbas Aksi Unjuk Rasa
Rabu / 17-06-2026, 13:55 WIB
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out untuk Efisiensi Biaya Jamuan
Rabu / 17-06-2026, 13:54 WIB
Halocoko Resmi Jadi Official Ice Cream FIFA World Cup 2026, Perkuat Ekspansi Pasar
Rabu / 17-06-2026, 13:54 WIB
Argentina Hajar Aljazair 3-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 13:52 WIB
Kim Woo-bin Dukung Shin Min-a di Premiere Film 'The Eyes'
Rabu / 17-06-2026, 13:52 WIB
Spanyol Imbang Lawan Tanjung Verde, Mikel Merino Minta Tim Tetap Tenang
Rabu / 17-06-2026, 13:52 WIB
Lionel Messi Cetak Hat-trick dan Pimpin Top Skor Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 13:52 WIB
SKIN1004 Hadirkan Tiga Varian Sunscreen untuk Kulit Berminyak
Rabu / 17-06-2026, 13:52 WIB






