Persik Kediri secara resmi melepas Yusuf Meilana, bek kiri yang telah menjadi ikon lokal dan pilar utama tim selama hampir sembilan tahun.

Keputusan ini diambil setelah masa peminjaman Yusuf ke Bali United pada putaran kedua musim lalu berakhir. Kini pemain berusia 27 tahun tersebut berstatus tanpa klub.

>>> Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Lima Pemain Lokal Baru

Nama Yusuf mulai dikaitkan dengan Persebaya. Selama berseragam Persik, ia menjadi bagian penting dalam perjalanan klub dari Liga 3 hingga ke Liga 1.

Yusuf turut membawa Persik menjuarai Liga 3 2018 dan Liga 2 2019. Keberhasilan di Liga 2 menjadi momentum kembalinya Persik ke Liga 1 pada musim 2020/2021.

Selama membela Persik, Yusuf mencatatkan sekitar 125 penampilan di seluruh ajang, dengan kontribusi tiga gol dan delapan assist.

Pada musim 2025/2026, ia bermain 14 kali sebelum dipinjamkan ke Bali United.

Apresiasi Manajemen Persik

Manajer Tim Persik, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas Yusuf. Ia menegaskan bahwa Yusuf tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga pelaku sejarah perjalanan klub.

>>> Kesepakatan Damai AS-Iran Picu Penurunan Harga Minyak Dunia

"Selama hampir satu dekade, Yusuf tidak hanya menjadi bagian dari skuad sebagai pemain.

Tetapi juga pelaku sejarah di liku-liku perjalanan, tantangan, dan prestasi yang dilalui Persik sejak Liga 3 hingga naik ke Liga 1 lagi," kata Rachmad.

Manajemen, tim pelatih, dan seluruh pemain memberikan penghargaan tertinggi atas pengabdian Yusuf. Kontribusinya di lapangan dinilai akan menjadi catatan penting dalam sejarah klub.

"Nama Yusuf Meilana akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan klub. Yusuf selama ini juga adalah panutan bagi pemain muda," ujar Rachmad.

Manajemen Persik meyakini kualitas dan pengalaman Yusuf akan membantunya sukses di klub baru. "Kami sangat berterima kasih atas loyalitas, dedikasi serta semua kerja keras Yusuf selama ini.

>>> Klaim Emote Gratis Lewat Kode Redeem Jujutsu Shenanigans Mei 2026

Kami mendoakan yang terbaik dalam setiap langkah berikutnya," tutup Rachmad.