PT Eshan Agro Sentosa (EAS) selaku pemegang saham pengendali PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Langkah ini diambil sebagai strategi mendongkrak daya saing serta produktivitas bisnis agribisnis.

>>> Manajer Investasi: Reksadana Pasar Uang Tetap Prospektif di Tengah Suku Bunga Tinggi

Peningkatan kompetensi diwujudkan melalui rangkaian program pelatihan bagi staf operasional. Agenda ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas karyawan dalam menghadapi tantangan industri perkebunan yang dinamis.

Pelatihan memasuki sesi keempat pada Selasa, 9 Juni 2026, yang bertempat di Kantor Jhonlin Institute KM 47 Mantewe.

Kegiatan yang diikuti oleh 39 peserta dari berbagai unit usaha ini dijadwalkan berlangsung hingga 14 Juni 2026.

Budaya Kerja RESPECT sebagai Fondasi

Materi mengenai budaya organisasi menjadi fondasi utama dalam mendukung kinerja perusahaan. Materi ini dipaparkan langsung oleh VP of Corporate Human Capital Jhonlin Group, Tri Oktaria Wulandari.

Tri Oktaria Wulandari menjelaskan bahwa budaya kerja Jhonlin Group berlandaskan pada nilai inti bernama RESPECT.

Nilai tersebut merupakan akronim dari Result Oriented, Efficient, Safety, Persistent, Environment, Commitment, dan Team Work.

Penerapan nilai-nilai ini berfungsi sebagai pedoman perilaku sekaligus prinsip dasar bagi seluruh karyawan dalam menjalankan aktivitas harian mereka.

Budaya kerja yang kokoh dinilai menjadi pilar penting untuk membangun organisasi yang profesional.

“Budaya kerja yang kuat merupakan fondasi penting untuk membangun organisasi yang produktif, profesional, dan berkelanjutan.

Dengan menerapkan nilai-nilai RESPECT secara konsisten, kita dapat menciptakan sinergi yang lebih baik, meningkatkan motivasi kerja, dan mendorong pencapaian target perusahaan secara optimal,” ujarnya.

Selain membahas nilai inti perusahaan, Tri Oktaria Wulandari mengingatkan pentingnya peran kepemimpinan dalam lingkungan kerja.