Pelatih baru tim nasional Ghana, Carlos Queiroz, membidik kemenangan penuh dalam laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 melawan Panama.

Pertandingan akan digelar di Stadion Toronto, Kanada, pada Kamis (18/6) pukul 06.00 WIB.

>>> Suhu Panas Ekstrem Mengancam Keselamatan Pemain Piala Dunia 2026

Laga ini menjadi pembuktian bagi Queiroz yang baru ditunjuk menukangi Ghana pada April tahun ini.

Mantan pelatih timnas Oman tersebut menggantikan posisi Otto Addo yang sebelumnya berhasil meloloskan skuad Black Stars ke putaran final.

Queiroz menegaskan kesiapan skuadnya untuk menghadapi tantangan di turnamen akbar ini.

Ia berharap dapat mengulangi pencapaian historis Ghana yang pernah menembus babak perempat final pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

"Kami siap memenangkan pertandingan di Piala Dunia ini.

Kami membutuhkan para pemain untuk merespons dengan cepat tantangan yang ada di depan, dan saya berharap kami bisa menunjukkannya besok," kata Queiroz, pelatih 73 tahun berkebangsaan Portugal itu.

"Apakah pertandingan ini wajib dimenangkan? Dalam sepak bola, setiap pertandingan itu penting, jadi pada dasarnya setiap pertandingan wajib dimenangkan.

Satu-satunya obat dalam sepak bola adalah kemenangan," tambahnya.

>>> Queensland Maroons Bungkam New South Wales Blues di State of Origin II

Panama Incar Sejarah Baru

Di kubu lawan, Panama mengusung motivasi tinggi untuk mencatatkan sejarah baru.

Tim berjuluk Los Canaleros tersebut mengincar kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di putaran final Piala Dunia setelah selalu kalah dalam tiga laga pada debut mereka di Rusia tahun 2018.

Pelatih timnas Panama Thomas Christiansen yang telah menangani tim sejak enam tahun lalu menyatakan bahwa persiapan anak asuhnya berjalan sangat kondusif.

"Tim telah membuat pekerjaan saya sangat mudah selama sepekan terakhir. Saya tidak perlu memotivasi siapa pun.

Kelompok ini sangat cerdas dan apa yang telah kami bangun di sini bagaikan sebuah keluarga yang indah," kata pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

"Ini bukan hanya tentang menjadi bagian dari turnamen, tetapi tentang menciptakan sejarah," tambah Christiansen.

Kedua tim bermodalkan hasil impresif dari babak kualifikasi.

Ghana menjuarai Grup I zona Afrika dengan raihan 25 poin dan mengandalkan penyerang Jordan Ayew yang mengemas tujuh gol.

>>> Juventus Incar Eljif Elmas Usai Gagal Bertahan di Napoli

Sementara itu, Panama lolos sebagai juara Grup A zona CONCACAF tanpa menelan kekalahan dari enam pertandingan.