BAKTI Komdigi Terapkan Budaya Kerja 3T untuk Perluas Akses Internet
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital menerapkan budaya kerja yang berfokus pada pelayanan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Langkah ini diambil untuk mewujudkan pemerataan akses internet di daerah yang belum tersentuh operator swasta.
>>> Inggris Kalahkan Kosta Rika 3-0, Madueke Gagal Manfaatkan Peluang Emas
Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadilah Mathar, menyebutkan bahwa semangat pengabdian ke daerah pelosok disamakan dengan ambisi besar perusahaan antariksa SpaceX milik Elon Musk yang menargetkan perjalanan ke Mars.
"Semua rekan-rekan di BAKTI ketika bapak ibu tanya culture-nya apa sih di BAKTI, mereka pasti akan bilang 3T.
Mereka pasti akan siap-siap pergi ke wilayah 3T," ujar Fadilah dalam pertemuan dengan jurnalis di Berau, Kalimantan Timur.
Fadilah pernah berdiskusi dengan salah satu direksi SpaceX untuk membandingkan kultur organisasi. "Saya pernah bertanya waktu itu ke setingkat direktur, apa corporate culture di SpaceX?
Mereka bilang semua yang kerja di sini pasti mau ke Mars," katanya.
>>> Partai Hanura Bantah Miliki Yayasan Pengelola Makan Bergizi Gratis
Saat ini, infrastruktur yang dibangun BAKTI telah menghubungkan lebih dari 31 ribu titik layanan publik, termasuk sekolah dan puskesmas.
Penyediaan sinyal oleh pemerintah dinilai krusial agar masyarakat di wilayah terisolasi mendapatkan hak komunikasi yang setara.
"BAKTI ini khusus untuk menyelenggarakan dan membangun akses internet di wilayah-wilayah yang tidak dibangun oleh pihak swasta.
Karena kalau pemerintah tidak mengurus maka sampai kapan pun akses tidak akan diterima oleh masyarakat," jelas Fadilah.
>>> KB Bank Sesuaikan Bunga Kredit UMKM Secara Bertahap
Program konektivitas nasional yang dikelola BAKTI mencakup pembangunan BTS 4G, penyediaan akses internet gratis, dan pemanfaatan Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) untuk menjangkau daerah terpencil.
Update Terbaru
Suzuki Genjot Penjualan Motor di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
Pangdam Mandala Trikora Bantah Isu Penculikan Tokoh Adat Papua
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
Nova Arianto Turunkan Mathew Baker dalam Susunan Pemain Timnas U19 Indonesia vs Australia
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
AnTuTu Rilis 10 Tablet Android Terkencang Periode Mei 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
10 Mobil Listrik Terlaris Mei 2026: Jaecoo J5 Melesat di Puncak
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
8 Fakultas Unair dengan Gaji Alumni Tertinggi Versi Tracer Study 2025
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Kenaikan BI Rate dan Yield SBN Dorong Imbal Hasil Obligasi Korporasi
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Sektor Ritel Melambat, Daya Beli Kelas Menengah Tergerus
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Kejagung Beberkan Aliran Dana ke Ketua Ombudsman Hery Susanto
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Mengenal Emotional Shutdown: Alasan Seseorang Memilih Diam Saat Konflik
Kamis / 11-06-2026, 19:41 WIB
Fabio Quartararo: Performa Motor V4 Tidak Rusak Kisah Bersama Yamaha
Kamis / 11-06-2026, 19:41 WIB
Suporter Juventus dan Torino Dilarang Hadiri Laga Tandang 10 Pekan
Kamis / 11-06-2026, 19:41 WIB
Kementerian ESDM Antisipasi Migrasi Konsumsi Pertamax ke Pertalite
Kamis / 11-06-2026, 19:40 WIB






