KB Bank Sesuaikan Bunga Kredit UMKM Secara Bertahap
PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) memperkirakan penyesuaian bunga kredit UMKM akan berlangsung secara bertahap.
Langkah ini menyusul kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,5% pada Rabu (10/6/2026).
>>> Bambang Ismawan Resmi Jabat Dirut PT Bukit Asam Gantikan Arsal Ismail
Penyesuaian dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan perkembangan suku bunga acuan, kondisi likuiditas perbankan, biaya dana (cost of fund), dan daya tahan nasabah terhadap kenaikan biaya pinjaman.
Presiden Direktur KB Bank, Kunardy Darma Lie, menyatakan bahwa atas perubahan BI Rate terbaru, reassessment akan dilakukan mengikuti perkembangan suku bunga pasar dan persaingan industri.
Sebelumnya, pada Mei 2026, KB Bank telah melakukan penyesuaian parameter pricing secara selektif.
Penyesuaian itu mencakup Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dan interest rate spread untuk segmen SME dan wholesale.
Per 5 Juni 2026, SBDK KB Bank untuk kredit mikro tercatat 9,51% per tahun. Sementara itu, SBDK kredit korporasi berada di level 9,37% per tahun.
Kenaikan suku bunga berpotensi memicu moderasi permintaan kredit dari pelaku usaha yang sensitif terhadap biaya pendanaan. Namun, aktivitas ekonomi domestik yang terjaga diyakini tetap menopang pertumbuhan kredit UKM.
Kunardy Darma Lie menambahkan bahwa di tengah tantangan suku bunga yang relatif tinggi, bank tetap menargetkan pertumbuhan kredit positif hingga akhir tahun.
>>> Pemerintah Buka Peluang Tutup SPPG untuk Benahi Program Makan Bergizi Gratis
Prinsip kehati-hatian dan kualitas aset tetap diutamakan.
KB Bank optimistis terhadap prospek pembiayaan UMKM hingga akhir tahun.
Fokusnya pada sektor-sektor dengan fundamental kuat, arus kas sehat, serta keterkaitan dengan rantai pasok dan ekosistem bisnis bank.
Target pertumbuhan kredit UMKM industri sebesar 7%–9% yang dipatok regulator dinilai masih mungkin dicapai. Meskipun tantangannya kini jauh lebih besar.
Katalis pertumbuhan didorong oleh stabilitas inflasi, peluang penurunan suku bunga acuan ke depan, pertumbuhan konsumsi domestik, keberlanjutan proyek investasi nasional, dan berbagai program pemerintah untuk UMKM.
Namun, terdapat risiko seperti perlambatan ekonomi global, volatilitas pasar keuangan, dan tekanan terhadap biaya dana.
Hal ini dapat memengaruhi selera perbankan dalam menyalurkan kredit maupun kemampuan ekspansi pelaku usaha.
>>> Timnas Spanyol Percaya Diri Hadapi Piala Dunia 2026
Kunardy Darma Lie menekankan perlunya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan kualitas aset. Dengan begitu, pertumbuhan yang tercipta dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Update Terbaru
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Pelaku Serangan Pride Berlin Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Percakapan Terakhir Oliver Tree dengan Sang Ibu: Antusiasme untuk Perjalanan Helikopter yang Fatal
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Profesor Sejarah Temukan Harta Karun Emas Zaman Besi Terbesar di Inggris
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Jika Internet Padam Global, Kekacauan dan Satu Miliar Orang Diprediksi Tewas
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Olah TKP Klinik Kebayoran Baru, Polisi Amankan Bantal Biru dan Sepeda Motor
Senin / 27-07-2026, 01:22 WIB
Pengemudi Tabrak Peserta Parade LGBT di Berlin, 1 Tewas dan 16 Luka
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
PDIP Sejalan dengan Prabowo dalam Bela Negara dan Kepentingan Nasional
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Jadi Pemicu Kaesang Maju ke DPR?
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB







