Seorang profesor sejarah asal Inggris menemukan salah satu harta karun koin emas Zaman Besi terbesar di Britania Raya saat melakukan deteksi logam di sebuah ladang di Suffolk.

Tom Licence, profesor sejarah abad pertengahan dan sastra di University of East Anglia, menemukan 16 koin emas Celtic yang dikenal sebagai Bury St Edmunds Hoard pada musim gugur 2024.

>>> Jika Internet Padam Global, Kekacauan dan Satu Miliar Orang Diprediksi Tewas

Koin-koin tersebut berasal dari masa pemerintahan raja Celtic Dubnovellaunos, sekitar 25 SM hingga 10 M, dan diperkirakan bernilai £25.000 atau sekitar €28.728.

Penemuan Tak Terduga di Ladang Suffolk

Licence, yang rutin melakukan deteksi logam, awalnya menemukan dua koin perak era Viking saat menjelajahi ladang bersama keponakannya.

Tak lama kemudian, ia menemukan stater emas Celtic, lalu enam koin emas lainnya. Ia kembali ke lokasi pada akhir pekan yang sama dan menemukan delapan koin tambahan.

Penemuan itu segera dilaporkan kepada otoritas setempat sesuai Treasure Act 1996, yang mewajibkan pelaporan dalam 14 hari.

Koin Emas Celtic Bernilai Sejarah

John Sills, asosiasi riset di University of Oxford, memperkirakan koin-koin itu dikubur pada Zaman Besi di bawah kekuasaan Raja Dubnovellaunos.

Raja Celtic ini memimpin suku Trinovantes yang kuat, yang menduduki wilayah yang kini menjadi county Essex dan Suffolk.

Alice Cullen, numismatis di Noonans, mengatakan semua stater dalam harta karun itu memiliki inskripsi dan dapat dikaitkan dengan dua tokoh: Addedomaros dan Dubnovellaunos.

>>> Olah TKP Klinik Kebayoran Baru, Polisi Amankan Bantal Biru dan Sepeda Motor

Menurut Chris Rudd dalam Ancient British Coins 2010, kedua raja ini diyakini memerintah suku Celtic yang berbeda: Catuvellauni dan Trinovantes.