Di tengah gurun Namibia yang tandus, para peneliti baru-baru ini meneliti bangkai kapal kayu besar yang terkubur pasir selama berabad-abad.

Bangkai tersebut diyakini sebagai Bom Jesus, kapal dagang Portugis yang tenggelam pada tahun 1500-an. Kapal ini ditemukan secara tidak sengaja oleh penambang berlian pada tahun 2008.

>>> 10 Superfood untuk Penderita Diabetes, Mudah Ditemukan

Saat para arkeolog melakukan penggalian, mereka menemukan lebih dari 2.000 koin emas dan perak.

Selain itu, terdapat sekitar 1.845 batang tembaga dengan berat total mendekati 17 ton.

Temuan langka lainnya termasuk 105 gading gajah yang kemudian dilacak secara DNA berasal dari Afrika Barat. Semua artefak tersebut terawetkan dengan sangat baik.

Pelayaran Berbahaya ke India

Bom Jesus adalah kapal jenis carrack atau nef, kapal samudra yang kokoh pada era penjelajahan Portugis.

Kapal ini berlayar menuju India untuk membawa rempah-rempah dan bahan eksotis dari Asia.

Pelayaran semacam itu sangat berbahaya dan berlangsung berbulan-bulan. Banyak kapal hilang akibat badai, karang, atau penyakit.

>>> 5 Rekomendasi Sepeda Gunung Phoenix Terlaris di Shopee, Harga Mulai Rp950 Ribuan

Bom Jesus diperkirakan karam akibat badai dahsyat di lepas pantai Namibia pada tahun 1533.

Kapal tersebut meninggalkan Lisbon pada 7 Maret 1533 dan kemungkinan tenggelam pada tahun yang sama.

Meskipun mengalami bencana, lambung kapal tetap utuh dan banyak artefak ditemukan dalam kondisi luar biasa. Nasib awak kapal yang diperkirakan berjumlah hingga 200 orang masih menjadi misteri.

Sejarawan menduga setidaknya beberapa awak mungkin selamat dan mencapai pantai Namibia yang terpencil.

Saat ini, Bom Jesus dianggap sebagai salah satu penemuan arkeologi paling luar biasa di Afrika. Portugal melepaskan klaim atas temuan tersebut dan menyerahkan harta karun itu kepada Namibia.

>>> Cara Mengatasi Bedak Terlalu Putih Tanpa Harus Hapus Makeup

Pada Agustus 2024, Museum Jasper House di Oranjemund membuka pameran permanen yang didedikasikan untuk Bom Jesus. Namibia juga berencana membangun museum maritim khusus untuk memamerkan sejarah maritim Afrika.