Lulus kuliah dengan nilai akademik baik tidak lagi cukup untuk memasuki dunia kerja.

Perusahaan kini mencari lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis dan memahami kebutuhan industri.

>>> BI Genjot Investasi Sumatera, Ekonomi Diproyeksi Tumbuh di Atas 5%

Sayangnya, kesenjangan antara dunia akademik dan industri masih menjadi tantangan.

Banyak mahasiswa baru menyadari perbedaan tersebut saat memasuki dunia kerja, sehingga butuh waktu lebih lama beradaptasi.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dinilai semakin penting untuk mengatasi hal ini.

Melalui kerja sama, mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman langsung melalui magang, kuliah tamu, penelitian bersama, hingga kunjungan perusahaan.

Pengalaman itu diharapkan melengkapi pembelajaran di kelas dan meningkatkan kesiapan menghadapi dunia profesional.

Komitmen mempersempit kesenjangan diwujudkan melalui penandatanganan MoU antara Exabytes Indonesia dan Universitas Ciputra Surabaya.

Kerja sama lima tahun ini mencakup pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.

>>> Pakar Hukum: Penggeledahan Mendadak Kasus Febrie Sah Secara Prosedur

Kedua pihak juga menghadirkan program magang di industri teknologi, company visit, dan kegiatan pusat karier.

VP & Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan, mengatakan perguruan tinggi dan industri perlu berjalan beriringan.

"Pendidikan adalah fondasi pertumbuhan digital yang berkelanjutan. Kami ingin mahasiswa siap secara akademik dan menghadapi tuntutan dunia digital," ujar Indra.

Exabytes sebelumnya juga menjalin kemitraan dengan Unjani dan Cyber University untuk mendukung pengembangan talenta digital.

Sebelum penandatanganan MoU, Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya menggelar Exabytes Developer Club bertajuk Reimagining Web Development in the Age of AI Agents.

Kegiatan itu menghadirkan praktisi industri dan komunitas pengembang untuk berbagi wawasan tentang teknologi web dan AI.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan lulus dengan bekal teori, pengalaman, jejaring profesional, dan pemahaman kebutuhan industri.

>>> Pemerintah Siapkan APBN untuk Bayar Angsuran Kopdes Merah Putih ke Himbara Mulai September

Dengan begitu, kesenjangan antara kampus dan dunia kerja dapat diperkecil, sehingga lulusan lebih siap bersaing di era ekonomi digital.