Paus sperma dikenal sebagai salah satu mamalia laut dengan sistem komunikasi paling kompleks.

Di Laut China Selatan, para peneliti telah mengidentifikasi lima pola komunikasi unik yang digunakan oleh spesies ini.

>>> Astronom Temukan Tempat Terbaik untuk Cari Kehidupan Alien

Pola pertama adalah klik berurutan yang disebut 'coda'. Coda digunakan paus sperma untuk berinteraksi dalam kelompok sosial.

Setiap kelompok memiliki variasi coda yang berbeda, mirip dengan dialek pada manusia.

Pola kedua adalah rangkaian klik cepat yang berfungsi sebagai sonar untuk navigasi dan berburu. Dengan pola ini, paus sperma dapat mendeteksi mangsa seperti cumi-cumi di kedalaman laut.

Pola ketiga adalah suara dengungan rendah yang diyakini sebagai panggilan untuk menarik pasangan. Suara ini memiliki frekuensi yang sangat rendah dan dapat menjangkau jarak jauh di bawah air.

>>> Everton Hadapi Bolton Wanderers dalam Laga Uji Coba Pramusim

Pola keempat adalah kombinasi klik dan siulan yang digunakan saat situasi darurat atau saat merasa terancam. Pola ini berfungsi sebagai sinyal peringatan bagi anggota kelompok lainnya.

Pola kelima adalah pola diam atau jeda panjang yang diselingi dengan klik tunggal. Pola ini sering diamati saat paus sperma sedang beristirahat atau dalam kondisi tenang.

Memahami pola-pola ini membantu ilmuwan mempelajari perilaku sosial dan ekologi paus sperma.

Laut China Selatan menjadi lokasi penting karena populasi paus sperma yang masih cukup besar di wilayah tersebut.

>>> Ted Lasso Kembali untuk Musim Keempat, Latih Tim Sepak Bola Wanita

Penelitian terus dilakukan untuk mengungkap lebih banyak rahasia komunikasi paus sperma. Dengan teknologi hidrofon modern, para ahli berharap dapat menerjemahkan 'bahasa' mereka secara lebih akurat.