14 Negara Tegaskan Kembali Putusan Arbitrase Laut China Selatan
Sebanyak 14 negara yang dipimpin Amerika Serikat dan Filipina mengeluarkan pernyataan bersama pada Minggu, 12 Juli 2026, menegaskan bahwa klaim teritorial China di Laut China Selatan tidak sah berdasarkan putusan arbitrase internasional tahun 2016.
Koalisi tersebut meliputi Inggris, Jepang, Australia, Selandia Baru, Kanada, Jerman, Italia, Estonia, Latvia, Lituania, Rumania, dan Slovenia.
>>> Pertemuan Zane Smith dan Carson Hocevar dengan NASCAR Tak Selesaikan Perseteruan
Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara juga mengeluarkan pernyataan terpisah yang mendukung tatanan maritim berdasarkan aturan hukum.
Dalam pernyataan bersama, koalisi menekankan bahwa putusan Mahkamah Arbitrase Permanen di Den Haag berdasarkan Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) tetap mengikat secara hukum.
“Putusan itu final dan mengikat secara hukum,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Para negara peserta menyatakan tekad untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik yang terbuka dan menentang eskalasi sepihak oleh angkatan laut atau paramiliter.
“Kami menegaskan kembali keputusan Mahkamah Arbitrase bahwa tidak ada dasar hukum bagi klaim maritim China yang luas di Laut China Selatan, termasuk yang didasarkan pada ‘hak historis’,” kata koalisi yang dipimpin AS.
Gugatan hukum awalnya diajukan Manila pada 2013 setelah ketegangan maritim di sebuah gosong yang kemudian diduduki Beijing.
Mahkamah arbitrase memutuskan bahwa “tidak ada dasar hukum bagi China untuk mengklaim hak historis atas sumber daya”.
Koalisi menyatakan keberatan formal terhadap operasi yang melibatkan paksaan atau manuver militer yang mengganggu kebebasan navigasi.
“Kami mengulangi penentangan kuat kami terhadap tindakan destabilisasi atau sepihak, termasuk dengan kekerasan atau paksaan, yang mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan,” tambah koalisi.
Pernyataan itu secara khusus menyebut penggunaan kapal sipil dan militer untuk mengganggu operasi maritim yang sah.
Update Terbaru
Padres Kalahkan Blue Jays 5-4 Berkat Sacrifice Fly Ty France
Senin / 13-07-2026, 06:56 WIB
Mantan Eksekutif GungHo Takanori Kikuchi Ditangkap karena Dugaan Penggelapan
Senin / 13-07-2026, 06:52 WIB
Minnesota Wild Dekati Perpanjangan Kontrak Rekor untuk Quinn Hughes
Senin / 13-07-2026, 06:52 WIB
Giants Kalahkan Rockies 3-1 Berkat Penampilan Gemilang McDonald
Senin / 13-07-2026, 06:52 WIB
Analis Bahas Duel Harper vs Schwarber di Home Run Derby
Senin / 13-07-2026, 06:51 WIB
Badai Monsun Terjang Tucson, Listrik Padam dan Jalan Tergenang
Senin / 13-07-2026, 06:51 WIB
Daftar HP Redmi 2026: Seri Note 15 hingga Kamera 200 MP
Senin / 13-07-2026, 06:51 WIB
Pertamina Siap Jalankan Program Mandatori B50, Dukung Ketahanan Energi Nasional
Senin / 13-07-2026, 06:51 WIB
Kasus D4vd: Grand Jury Bersidang Setidaknya 7 Kali
Senin / 13-07-2026, 06:38 WIB
PDIP: Menteri ESDM Bahlil Harus Diperiksa dalam Kasus Korupsi Batu Bara
Senin / 13-07-2026, 06:27 WIB
Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Lini Belakang Messi Cs Jadi Sorotan
Senin / 13-07-2026, 06:27 WIB
Lionel Scaloni Akui Argentina Beruntung Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 06:23 WIB
Arti Mimpi Pasangan Selingkuh, Benarkah Tanda Ada Pelakor?
Senin / 13-07-2026, 06:23 WIB
Gaya Pacar Haaland di Piala Dunia, Pakai Dress Bendera Norwegia
Senin / 13-07-2026, 06:23 WIB







