Amerika Serikat mengutuk keras aksi China yang dianggap agresif terhadap personel angkatan laut Filipina di Laut China Selatan.

Insiden terjadi pada 20 Juli 2026 di perairan Second Thomas Shoal, Kepulauan Spratly.

>>> Manfaat Meregangkan Badan setelah Bangun Tidur dan Cara Melakukannya

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menyatakan tindakan China berbahaya dan memicu destabilisasi kawasan. Ia menyerukan China segera menghentikan perilaku tersebut.

Menurut Pigott, pola provokasi China terhadap operasi maritim Filipina merusak perdamaian dan stabilitas. Hal ini bertentangan dengan komitmen China untuk menyelesaikan sengketa secara damai.

Kronologi Bentrokan

Militer Filipina menuduh coast guard China memukuli seorang pelaut Manila dengan pentungan. Peristiwa terjadi saat pelaut Filipina berusaha menghentikan aksi coast guard China yang mendekati kapal militer Filipina.

Kapal coast guard China dengan delapan awak dilaporkan mengelilingi dan merekam BRP Sierra Madre, kapal Filipina yang sengaja ditempatkan di Second Thomas Shoal sebagai pos terdepan.

Dua perahu karet pelaut Filipina datang untuk mengusir, lalu bentrokan terjadi.

>>> Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa Kembali Ditemukan

Sementara itu, coast guard China membantah tuduhan Filipina. Mereka menyebut Filipina yang memulai dengan menggunakan dayung, tiang kayu, dan alat lain untuk menyerang.

Filipina merupakan salah satu negara yang bersengketa dengan China di Laut China Selatan, bersama Brunei, Malaysia, dan Vietnam.

China mengklaim hampir seluruh perairan tersebut.

Ketegangan ini terjadi menjelang pertemuan negara-negara Asia Tenggara dengan China di Manila. Agenda pertemuan mencakup persoalan teritorial.

>>> Selisih Umur Matty Healy dan Gabbriette Berapa? Inilah Biodata Vocalis The 1975 Resmi Menikah dengan Model di Bekas Rumah Madonna

ASEAN dan China tengah menegosiasikan pakta non-agresi untuk mencegah konflik bersenjata besar. AS telah berjanji membantu mencegah agresi China dan membela kebebasan navigasi di jalur perairan tersebut.