Penemuan jasad seorang satpam dalam kondisi tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, masih menjadi misteri.

Polisi kini mengandalkan pemeriksaan saksi, rekaman CCTV, dan hasil autopsi untuk mengungkap penyebab kematian.

>>> Kaesang Maju ke Senayan: Jokowi Baca Celah Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo

Korban ditemukan pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan Tanggul Kayat, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur.

Saat dievakuasi, jasad korban dalam posisi telungkup mengambang dengan kedua tangan diborgol ke belakang.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan penemuan tersebut.

Penyidik saat ini masih memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti, dan menganalisis rekaman CCTV.

Hasil autopsi juga ditunggu untuk memperkuat penyelidikan.

Hendra meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menyerahkan proses pengungkapan kepada penyidik.

>>> Ganjar: Kaesang Berhak Maju dari Dapil V Jateng, Apalagi Asli Solo

Polda Jawa Barat menegaskan penyelidikan dilakukan secara profesional dan objektif berdasarkan alat bukti.

Setiap perkembangan akan disampaikan setelah fakta yang dapat dipertanggungjawabkan diperoleh.

Sebelum ditemukan, korban yang bertugas sebagai satpam di Tanggul Kayat sempat dicari rekan kerjanya sejak dini hari.

Korban pertama kali dilihat oleh petugas keamanan lain yang melihat tubuhnya tenggelam.

Temuan itu dilaporkan ke warga setempat dan diteruskan ke polisi.

Polisi langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi jenazah untuk autopsi.

>>> Strategi Politik Jokowi: Karpet Merah untuk Gibran dan Transformasi Kaesang

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.