Polisi masih menyelidiki penyebab pasti bentrokan antarkelompok warga di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026).

Peristiwa itu menewaskan seorang pria berinisial K (23) dan melukai DS.

>>> Analis CIA: Tak Ada Unsur Kejutan, Serangan ke Iran Bisa Berujung Bencana

Di tengah penyelidikan, beredar sejumlah versi mengenai pemicu keributan. Mulai dari persoalan pelayanan saat membeli nasi uduk, dugaan pembeli yang tidak membayar, hingga teguran terhadap pengendara.

Tiga Versi Berbeda

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P.

Hutagalung mengatakan pihaknya telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat penganiayaan. Mereka berinisial S, T, dan U dan kini diperiksa di Polsek Menteng.

Menurut polisi, bentrokan bermula sekitar pukul 10.00 WIB setelah perselisihan antara sekelompok orang dengan warga di Matraman.

Keributan kemudian meluas ke Jalan Tambak I dan berkembang menjadi saling lempar batu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, berdasarkan penyelidikan sementara, keributan bermula saat sekelompok orang membeli sarapan nasi uduk di Jalan Matraman Dalam.

>>> Blue Lock Chapter 355: Jepang vs Inggris Tentukan Nasib di Piala Dunia U-20

Salah seorang diduga tidak dilayani dengan baik sehingga menggeber kendaraannya.

Tak lama kemudian, orang itu kembali bersama rekannya dan diduga merusak gerobak nasi uduk. Aksi itu memicu kemarahan warga hingga bentrokan pecah.

Namun, saksi mata bernama Yafa memberikan keterangan berbeda. Menurutnya, keributan dipicu oleh pembeli yang diduga tidak membayar nasi uduk.

Setelah ditegur, pembeli pergi dan kembali bersama rombongannya untuk merusak gerobak.

Versi lain datang dari pedagang sekitar yang menyebut perselisihan bermula saat seorang pengendara ditegur karena berkendara berbahaya.

Teguran itu memicu kemarahan pengendara yang kemudian merusak gerobak nasi uduk hingga keributan meluas.

>>> Pameran Outback Art Fair ke-32 di Marquette Tampilkan Karya Seniman Lokal

Hingga kini, polisi masih mendalami seluruh keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti bentrokan maut tersebut.