Keputusan Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota legislatif dari PSI bukanlah langkah politik biasa.

Di baliknya, pengamat melihat adanya strategi jangka panjang yang dirancang untuk memperkuat posisi politik Gibran Rakabuming Raka.

>>> Buffalo Bills Hadapi Ujian Berat di Laga Pembuka Melawan Houston Texans

Pengamat Politik dan Ekonomi Heru Subagia menilai langkah tersebut merupakan bagian dari desain politik yang lebih besar.

Menurutnya, keluarga Presiden ke-7 Joko Widodo sedang membangun fondasi kekuatan politik untuk kontestasi nasional lima tahun mendatang.

Heru mengatakan, keputusan Kaesang masuk ke arena legislatif di daerah pemilihan strategis tidak hanya bertujuan memperkuat posisi PSI di parlemen.

Langkah itu juga menjadi upaya menjaga keberlanjutan pengaruh politik keluarga Jokowi.

"Ketika ada penurunan kepuasan publik terhadap efektivitas program pemerintah, di situ ada celah potensial yang bisa diambil oleh jaringan Jokowi," ujar Heru.

PSI dapat memposisikan diri sebagai penyambung lidah publik untuk mengisi ruang ekspektasi masyarakat.

Dinamika politik nasional belakangan ini membuka peluang baru bagi mereka untuk memperluas basis dukungan.

Salah satu faktor yang berpengaruh adalah fluktuasi tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah program pemerintahan Prabowo Subianto.

Heru menilai momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjaga citra politik Gibran sekaligus memperkuat eksistensi PSI.

Seluruh aktivitas politik mantan presiden itu dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan pola yang konsisten dan saling berkaitan.

>>> Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027

Strategi itu tidak hanya berorientasi pada kemenangan jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk membangun infrastruktur politik yang lebih kuat menghadapi pemilihan presiden mendatang.

Heru memandang setidaknya terdapat dua sasaran utama yang sedang dipersiapkan secara sistematis.