General Motors (GM) mencatat margin keuntungan yang jauh lebih besar dari bisnis langganan dibandingkan penjualan mobil tradisional.

Menurut laporan Business Insider, GM menyimpan sekitar 70 sen dari setiap dolar yang dihasilkan dari layanan perangkat lunak dan langganan.

>>> Michigan Left: Desain Persimpangan Unik yang Kurangi Kecelakaan hingga 60 Persen

Sebaliknya, margin dari penjualan kendaraan hanya berkisar 4 hingga 10 sen per dolar pendapatan.

Perbedaan ini mendorong para eksekutif untuk semakin fokus pada pendapatan berulang.

Super Cruise dan OnStar Jadi Mesin Uang

Super Cruise, teknologi mengemudi tanpa tangan GM, menjadi salah satu sumber pendapatan utama.

Banyak pengemudi memilih untuk terus berlangganan setelah masa gratis berakhir, dengan biaya $39,99 per bulan.

GM memperkirakan akan memiliki 850.000 pelanggan Super Cruise pada akhir 2026.

OnStar, platform layanan terhubung, menghasilkan sekitar $800 juta pada kuartal kedua dan terus menambah pelanggan.

>>> VW Touareg Selamat dari Serangan Rudal, Masih Bisa Jalan

Jumlah pelanggan OnStar diperkirakan mendekati 13 juta.

Strategi Langganan Makin Populer

CEO Mary Barra melihat banyak peluang untuk memperluas bisnis ini.

Ia menyebutkan bahwa GM memiliki banyak tuas pertumbuhan untuk meningkatkan profitabilitas dan mengurangi ketergantungan pada siklus tradisional.

Langkah ini tidak unik bagi GM. Tesla, Ford, Mercedes, Audi, dan BMW juga mulai menawarkan fitur berbasis langganan.

Mobil modern yang menjadi komputer berjalan memungkinkan produsen terus menjual fitur dan layanan setelah kendaraan dibeli.

>>> China Ingin Bangun Pabrik Mobil di AS, Haruskah Diizinkan?

Bagi pengemudi, ini berarti tagihan bulanan tidak berhenti meski cicilan mobil lunas.