Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menunjuk Strava Inc. sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

Kebijakan yang diumumkan pada Mei 2026 ini hanya berlaku untuk layanan berbayar atau langganan premium, bukan penggunaan aplikasi gratis.

>>> 6 Sepatu Bola Nike Pink Termurah, Mirip yang Dipakai Pemain Piala Dunia 2026

Penunjukan ini bertujuan memastikan kepatuhan pajak perusahaan digital asing sesuai regulasi PMSE di Indonesia.

Harga Langganan Strava 2026

Bagi pengguna yang ingin menikmati fitur premium, berikut harga langganan Strava di Indonesia: Paket bulanan mulai Rp49.900 per bulan, dan paket tahunan Rp349.000 per tahun.

Sebelumnya, Strava sempat memangkas harga langganan di Indonesia hingga sekitar 40 persen agar lebih terjangkau. Dengan paket tahunan, biaya langganan setara sekitar Rp29 ribuan per bulan.

Karena kini Strava telah menjadi pemungut PPN PMSE, pengguna dapat melihat komponen PPN pada tagihan langganan, baik ditampilkan terpisah maupun sudah termasuk dalam harga akhir.

Keuntungan Berlangganan Strava

Langganan Strava membuka sejumlah fitur eksklusif yang tidak tersedia pada akun gratis, antara lain analisis performa olahraga lebih mendalam, penyusunan rute (Route Builder), segment leaderboard lengkap, prediksi waktu tempuh, fitur Beacon untuk berbagi lokasi real-time, dan rekomendasi latihan berdasarkan aktivitas.

>>> Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan

Fitur-fitur tersebut banyak dimanfaatkan oleh pelari, pesepeda, hingga atlet triathlon untuk memantau perkembangan latihan secara lebih detail.

Apakah Ini Pajak Baru?

Penunjukan Strava sebagai pemungut PPN PMSE bukan berarti pemerintah membuat jenis pajak baru. Skema ini sudah diterapkan kepada ratusan perusahaan digital luar negeri.

Hingga akhir Mei 2026, DJP telah menunjuk 271 pelaku usaha PMSE, dengan 233 di antaranya telah memungut dan menyetorkan PPN.

Total penerimaan PPN PMSE mencapai Rp40,55 triliun.

>>> Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD di Indonesia

Dengan demikian, pengguna Strava di Indonesia tetap bisa menggunakan aplikasi seperti biasa. Hanya saja, bagi pelanggan layanan premium, biaya langganan akan mengikuti ketentuan perpajakan Indonesia.