Bandara Internasional Dubai, yang dinobatkan sebagai bandara tersibuk di dunia, akan ditutup pada 2035 mendatang.

Penutupan ini dilakukan karena Dubai akan memindahkan seluruh operasional penerbangan ke Bandara Internasional Al Maktoum.

>>> Truk Tabrak Motor di Bekasi, Diduga Terobos Lampu Merah dan Rem Blong

Menurut laporan VN Express, semua penerbangan dan layanan yang saat ini beroperasi di Bandara Internasional Dubai akan dialihkan ke bandara anyar yang sebelumnya dikenal sebagai Dubai World Central.

Alasan Pemindahan Operasional

CEO Dubai Airports Paul Griffiths menyatakan bahwa mempertahankan dua pusat penerbangan berskala besar dalam radius kurang dari 70 kilometer tidaklah efisien.

Langkah ini merupakan bagian dari proyek ekspansi senilai US$34,7 miliar atau sekitar Rp623,9 triliun di Bandara Internasional Al Maktoum.

Ekspansi dilakukan karena Bandara Internasional Dubai telah mencapai kapasitas maksimumnya.

Bandara Internasional Al Maktoum akan dibangun di lahan yang luasnya lima kali lebih besar dari Bandara Dubai.

>>> Rantai Makanan Ekosistem Pantai: Produsen hingga Predator

Bandara ini diperkirakan mampu menangani 260 juta penumpang setiap tahunnya.

Bandara anyar ini akan memiliki lima landasan pacu dan 400 gate pesawat, menjadikannya proyek bandara terbesar di dunia.

Fasilitas yang ditawarkan meliputi taman, kolam renang outdoor, pusat kebugaran, bioskop, pusat kuliner, dan hotel bintang lima.

Bandara Internasional Dubai sendiri telah beroperasi sejak 1960.

Pada 2025, bandara ini mempertahankan posisinya sebagai bandara internasional tersibuk di dunia dengan 62,4 juta kursi internasional, meningkat 4 persen dari tahun sebelumnya.

>>> Suami Jamie King Minta Cerai Cepat, Rela Tak Dapat Nafkah

Bandara ini menjadi pusat operasional utama bagi maskapai Emirates dan melayani hampir 100 maskapai lain yang terbang ke lebih dari 240 destinasi di enam benua.