Pemerintah Iran tengah menyusun rencana pemakaman mendiang mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi akan digelar di tiga kota berbeda.

Upacara penghormatan jenazah dijadwalkan dimulai pada 4 Juli di ibu kota Tehran dan kota suci Qom.

>>> Cegah PHK, Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri Jadi US$13 per MMbtu

Sementara itu, pemakaman akan berlangsung pada 9 Juli di Mashhad, kota kelahiran Khamenei di timur laut Iran.

Pengamanan dan Antisipasi Pelayat

Jumlah pelayat diperkirakan sangat besar, bahkan bisa mencapai jutaan orang.

Pemerintah Iran bekerja sama dengan kepolisian dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama acara.

Prosesi ini diperkirakan menjadi salah satu acara berkabung terbesar dalam sejarah Iran modern. Seluruh jajaran elite politik Iran diprediksi hadir, sehingga diperlukan pengamanan ekstra ketat.

>>> Ritual Injak Kepala Kerbau Jokowi Dinilai Tantangan untuk PDIP

Ali Khamenei meninggal pada usia 86 tahun akibat serangan udara gabungan AS dan Israel yang menghantam kediamannya di Tehran pada 28 Februari lalu.

Pemakaman semula direncanakan segera setelah kematiannya, tetapi berulang kali ditunda karena alasan keamanan.

Perang antara AS-Israel dan Iran yang sempat berkecamuk menjadi kendala utama. Kini setelah tercapai perjanjian damai sementara, pemakaman mulai direncanakan kembali.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan telah berkoordinasi dengan Irak untuk membentuk mekanisme khusus dalam penyelenggaraan upacara pemakaman di tempat-tempat suci Syiah di Irak.

>>> Wimbledon 2026: Jadwal, Unggulan, Wildcard, dan Siaran TV

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers bersama Menlu Irak Fuad Hussein di Baghdad, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.