Perubahan hormon selama kehamilan sering membuat kulit wajah lebih berminyak, berjerawat, kering, sensitif, atau muncul melasma.

Banyak ibu hamil ingin tetap merawat kulit, tetapi khawatir apakah facial wash aman digunakan.

>>> Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD di Indonesia

Jawabannya, sebagian besar facial wash aman untuk bumil asal memilih produk yang tepat dan menghindari kandungan berisiko.

Ibu hamil tetap boleh menggunakan pembersih wajah untuk mengatasi perubahan kulit akibat hormon.

Mengapa Kulit Bumil Butuh Perawatan Khusus?

Peningkatan hormon estrogen dan progesteron memengaruhi produksi minyak, elastisitas, dan sensitivitas kulit. Kulit yang tadinya normal bisa mendadak berjerawat atau justru kering dan iritasi.

Membersihkan wajah secara rutin penting untuk mencegah penyumbatan pori dan infeksi. Namun, karena produk skincare diserap melalui kulit, bumil harus lebih selektif.

Bahan yang aman untuk orang biasa belum tentu aman untuk janin.

>>> B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Ini Hasil Uji Keamanan untuk Mobil Diesel

Oleh karena itu, pilihlah pembersih wajah yang lembut, berlabel aman untuk ibu hamil, serta telah terdaftar resmi di BPOM.

Kandungan yang Sebaiknya Dihindari

Tidak semua facial wash sama. Beberapa kandungan perlu diwaspadai, seperti retinoid, retinol, atau turunan vitamin A yang berisiko menyebabkan cacat lahir.

Biasanya lebih sering ada di serum atau krim malam, tetapi periksa juga cleanser Anda.

Salicylic acid (BHA) konsentrasi tinggi juga perlu dihindari, meski dalam facial wash yang bersifat rinse-off kadarnya rendah. Selain itu, hindari hydroquinone, paraben, dan kandungan berisiko tinggi lainnya.

>>> Toyota Hilux Generasi Kesembilan Resmi Meluncur, Hadirkan Mesin 1GD dan Varian Listrik

Pilih produk dengan bahan lembut seperti gliserin, asam hialuronat, atau aloe vera. Selalu baca label dan konsultasikan dengan dokter jika ragu.