Rapper veteran asal Chicago, Twista, mengaku bersalah di pengadilan federal atas tuduhan menghindari pembayaran pajak penghasilan hingga ratusan ribu dolar.

Pria bernama asli Carl Mitchell (52) itu mengajukan pengakuan bersalah pada bulan lalu di Pengadilan Distrik AS untuk lima tuduhan dengan sengaja tidak membayar pajak penghasilan.

>>> Harry Styles Pingsan di Panggung karena Tersedak, Bukan karena Gelombang Panas

Jaksa federal menyebut Twista gagal membayar pajak dari 2019 hingga 2023, meskipun ia memperoleh pendapatan dari pertunjukan, royalti streaming, penjualan album, dan lisensi musik.

Otoritas pajak (IRS) dan akuntannya berulang kali memperingatkan tentang utang pajak yang terus bertambah dan kewajiban hukumnya, namun peringatan itu tidak diindahkan.

Alih-alih melunasi utang, Twista justru membuat perjanjian dengan perusahaan pihak ketiga untuk menerima uang muka royalti di masa depan.

Jaksa mengatakan skema itu dirancang agar IRS tidak bisa menyita dana tersebut.

>>> Harapan Bos Persija Usai Rekrut Victor Dethan

Penyidik juga menduga Twista terus membelanjakan uang secara besar-besaran selama periode tersebut, termasuk membeli setidaknya empat kendaraan mewah, alih-alih membayar kewajiban pajaknya.

Menurut catatan pengadilan, utang pajak Twista sudah terakumulasi sejak 2011 dan totalnya mencapai lebih dari $440.000.

Setiap tuduhan maksimal diancam hukuman satu tahun penjara, sehingga total maksimal lima tahun. Hukuman akhir akan ditentukan hakim pada sidang vonis.

>>> Borneo FC Buru Empat Pemain Asing Baru, Termasuk Winger Brasil dan Gelandang Argentina

Twista dijadwalkan menjalani sidang vonis pada 22 Oktober.