Pemerintah Buka Peluang Tutup SPPG untuk Benahi Program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah membuka peluang untuk menutup sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai langkah penataan menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kebijakan ini diambil setelah muncul berbagai persoalan dalam pelaksanaan program di beberapa daerah.
>>> Timnas Spanyol Percaya Diri Hadapi Piala Dunia 2026
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat operasional sebanyak 1.152 SPPG telah dihentikan hingga Mei 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan standar pelayanan.
Saat ini, pemerintah masih menginventarisasi kondisi riil di lapangan sebelum menetapkan kebijakan pengurangan atau penutupan fasilitas yang dinilai bermasalah.
Penataan Menyeluruh Program MBG
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pendataan dan pemetaan menyeluruh terus berjalan. Hal ini untuk memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan program.
"Ya, pasti salah satunya arahnya ke sana. Tapi kan kita belum bisa hari ini mengatakan ditutup atau tidak," ujar Prasetyo Hadi.
>>> Dua Siswa SMA Surabaya Minta Maaf Usai Rekam Video Pribadi Perempuan untuk Dijual
Pemerintah bersama para pemangku kepentingan berkomitmen meningkatkan efektivitas pelaksanaan layanan kepada masyarakat. Sebagian besar jalannya program MBG diklaim sudah memenuhi mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP).
"Kita menyepakati bersama-sama bahwa kita butuh penataan menyeluruh dari program MBG ini. Sebagian besar berjalan sesuai mekanisme dan SOP, jadi itu jalan terus.
Tetapi ada klaster-klaster yang memang harus kita tata ulang dan benahi," kata Prasetyo Hadi.
Di tengah proses evaluasi, pemerintah mempercepat perluasan jangkauan program ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
>>> PTBA Alokasikan Dividen Rp1,3 Triliun dari Laba Bersih 2025
Selain itu, terjadi lonjakan jumlah penerima manfaat dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta balita dalam periode dua pekan terakhir.
Update Terbaru
Suzuki Genjot Penjualan Motor di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
Pangdam Mandala Trikora Bantah Isu Penculikan Tokoh Adat Papua
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
Nova Arianto Turunkan Mathew Baker dalam Susunan Pemain Timnas U19 Indonesia vs Australia
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
AnTuTu Rilis 10 Tablet Android Terkencang Periode Mei 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
10 Mobil Listrik Terlaris Mei 2026: Jaecoo J5 Melesat di Puncak
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
8 Fakultas Unair dengan Gaji Alumni Tertinggi Versi Tracer Study 2025
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Kenaikan BI Rate dan Yield SBN Dorong Imbal Hasil Obligasi Korporasi
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Sektor Ritel Melambat, Daya Beli Kelas Menengah Tergerus
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Kejagung Beberkan Aliran Dana ke Ketua Ombudsman Hery Susanto
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Mengenal Emotional Shutdown: Alasan Seseorang Memilih Diam Saat Konflik
Kamis / 11-06-2026, 19:41 WIB
Fabio Quartararo: Performa Motor V4 Tidak Rusak Kisah Bersama Yamaha
Kamis / 11-06-2026, 19:41 WIB
Suporter Juventus dan Torino Dilarang Hadiri Laga Tandang 10 Pekan
Kamis / 11-06-2026, 19:41 WIB
Kementerian ESDM Antisipasi Migrasi Konsumsi Pertamax ke Pertalite
Kamis / 11-06-2026, 19:40 WIB






