PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) resmi mengalokasikan dividen tahun buku 2025 senilai Rp1,3 triliun.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

>>> Militer Israel Desak Warga Tyre Lebanon Segera Mengungsi

Nilai dividen tersebut setara dengan Rp114 per lembar saham. Jumlah ini mewakili 45 persen dari total laba bersih yang berhasil dibukukan perseroan sepanjang tahun 2025.

Rasio pembayaran dividen tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun buku 2024 yang mencapai 75 persen.

Meski demikian, berdasarkan harga saham PTBA pada intraday Kamis di level Rp2.730 per saham, dividen saat ini memberikan yield sebesar 4,2 persen.

Persetujuan penggunaan laba bersih menjadi salah satu agenda utama dalam RUPST yang dimulai pukul 14.00 WIB.

>>> Kenaikan Suku Bunga Bikin Investor Selektif, Pasar Obligasi Korporasi Tetap Bertahan

Hingga saat ini, jadwal cum date dan pembayaran dividen belum diumumkan secara resmi.

"Cum date dan tanggal pembayaran belum diumumkan," tulis Stockbit Sekuritas dalam keterangannya.

PTBA memiliki rekam jejak konsisten dalam pembagian dividen sejak 2016. Rasio pembayaran tertinggi mencapai 100 persen dari laba bersih pada tahun buku 2023 dan 2022.

Secara nominal, dividen terbesar sepanjang sejarah perseroan terjadi pada tahun 2023 sebesar Rp12,57 triliun.

>>> Goodyear Indonesia Minta Percepatan Sertifikasi SNI Pabrik di Jerman, Turki, dan China

Posisi kedua diraih pada 2022 dengan Rp7,91 triliun, disusul tahun 2024 sebesar Rp4,58 triliun.