Goodyear Indonesia Minta Percepatan Sertifikasi SNI Pabrik di Jerman, Turki, dan China
PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) meminta pemerintah mempercepat proses sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pabriknya di luar negeri.
Langkah ini diperlukan agar ekspor ke 14 negara tujuan tidak terganggu.
>>> Declan Rice Abaikan Sengatan Matahari demi Fokus Piala Dunia
Permintaan tersebut disampaikan dalam sidang terbuka debottlenecking di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026).
Regulasi baru mewajibkan pembangunan laboratorium internal di dua pabrik Goodyear di Jerman, yaitu di Hanau dan Pfälzerwald.
Sertifikasi SNI untuk kedua pabrik di Jerman itu masing-masing akan kedaluwarsa pada 1 September dan 17 Oktober 2026.
Perusahaan memerlukan perpanjangan waktu pengurusan.
Presiden Direktur Goodyear Indonesia, Iman Santoso, menjelaskan bahwa penyesuaian fasilitas laboratorium membutuhkan waktu tambahan. "Kita butuh waktu sampai bulan Januari tahun depan supaya mempersiapkan laboratori tersebut.
>>> 3 Cara Mudah Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan Cepat
Karena SNI akan berakhir tanggal 1 September dan 17 Oktober, jadi kita meminta perpanjangan waktu sampai 1 Januari tahun depan," ungkapnya.
Keterlambatan pembaruan sertifikasi ini menempatkan posisi logistik dan kemitraan strategis perseroan dalam risiko tinggi di pasar internasional. "Ini terutama yang di Jerman, itu kita akan kehilangan komitmen.
Jadi kita mempunyai risiko untuk kehilangan partner atau mitra kami di pabrikan mobil di Jerman," pungkas Iman.
Selain fasilitas di Jerman, hambatan serupa juga dihadapi pabrik Goodyear yang beroperasi di Turki dan China.
>>> Chery Group Catat Rekor Penjualan Global pada Mei 2026
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bidang Percepatan Implementasi Program dan Penyelesaian Hambatan (Debottlenecking), Satya Bhakti Parikesit, mengatakan bahwa permintaan percepatan tersebut sudah termanajemen dengan baik oleh Kementerian Perindustrian.
Update Terbaru
Ahmad Sahroni Klarifikasi Candaan ke Sherly Tjoanda, Akrab dengan Mendiang Suami
Senin / 27-07-2026, 03:36 WIB
Pengalihan Kasus Febrie ke Kejaksaan Dinilai Rugikan Polisi
Senin / 27-07-2026, 03:35 WIB
Bentrokan Maut di Menteng: Tiga Versi Berbeda Pemicu Keributan
Senin / 27-07-2026, 03:35 WIB
Analis CIA: Tak Ada Unsur Kejutan, Serangan ke Iran Bisa Berujung Bencana
Senin / 27-07-2026, 03:35 WIB
Blue Lock Chapter 355: Jepang vs Inggris Tentukan Nasib di Piala Dunia U-20
Senin / 27-07-2026, 03:14 WIB
Pameran Outback Art Fair ke-32 di Marquette Tampilkan Karya Seniman Lokal
Senin / 27-07-2026, 03:07 WIB
Marvel Studios Resmi Umumkan Ryan Gosling sebagai Ghost Rider di SDCC 2026
Senin / 27-07-2026, 03:07 WIB
Jacob Misiorowski Catat Rekor Brewers dengan 7 Strikeout Beruntun
Senin / 27-07-2026, 03:07 WIB
Polisi Madison Tak Punya Rekaman Bodycam Saat Tembak Pria Tunawisma
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
United Cajun Navy Bantah Klaim Nolan Wells Ditemukan Berpakaian Lengkap, Tuduh Crump Berbohong
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Suami Gendong Istri Terbalik ke IGD, Dokter Terkejut Ternyata Ini yang Terjadi
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki CCTV dan Autopsi
Senin / 27-07-2026, 02:29 WIB
Kaesang Maju ke Senayan: Jokowi Baca Celah Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Ganjar: Kaesang Berhak Maju dari Dapil V Jateng, Apalagi Asli Solo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB







